Pendekatan Jalur Ganda Memperkuat Penetrasi Ascott

Kontrak baru Ascott di Asia Tenggara bertambah 7.300 unit pada 2025, sedangkan tahun 2024 penambahannya sebanyak 4.700 unit./foto: ascott

Dia menambahkan, seiring dengan ekspansi di berbagai kota dan destinasi resor, eksekusi yang disiplin tetap menjadi fokus Ascott – mulai dari konversi yang efisien hingga pengiriman yang andal di lapangan.

“Kekuatan tim lokal kami sangat berperan dalam menerjemahkan strategi menjadi hasil, mengubah rencana menjadi kenyataan dengan kecepatan dan ketelitian yang diharapkan oleh pemilik dan tamu kami,” tutur Wong Kar Ling.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, Ascott sangat antusias dengan pembukaan resor yang akan datang di seluruh Asia Tenggara, yang akan secara signifikan memperluas penawaran rekreasi dan membuka destinasi baru bagi anggota Ascott Star Rewards untuk menjelajahi dan menikmati hadiah mereka.

 

Pendekatan Jalur Ganda

Jalur pengembangan Ascott akan memperluas jejaknya ke sekitar 20 kota baru di seluruh Asia Tenggara, membawa perusahaan ini melampaui pasar utama yang sudah mapan dan lebih dalam ke destinasi rekreasi dan bisnis yang sedang berkembang.

Kota-kota baru yang masuk ke portofolio Ascott meliputi Phu Quoc dan Nha Trang di Vietnam; Phuket dan Hat Yai di Thailand; Labuan Bajo dan Medan di Indonesia; Davao dan Biñan di Filipina; serta Johor Bahru dan Langkawi di Malaysia.

Baca juga: Cross Bali Uluwatu Dijadwalkan Beroperasi Pada 2028

Sementara itu, sekitar 30 persen dari jalur pengembangan di Asia Tenggara akan diwujudkan melalui konversi, yang mencerminkan kemampuan Ascott untuk memposisikan ulang aset yang ada di bawah mereknya dan mempercepat masuk ke pasar.

Di antara contoh yang menonjol adalah tiga properti bermerek Bayview di Penang dan Langkawi yang dimiliki oleh Oriental Holdings, yang akan diubah mereknya menjadi Ascott Batu Ferringhi Penang, Oakwood Georgetown Penang, dan FOX Hotel Langkawi pada tahun 2028.

Proyek konversi yang diharapkan dibuka dalam waktu sekitar satu tahun setelah penandatanganan termasuk Citadines Mitra Bandung, Oakwood Pandanaran Semarang, dan Fox Hotel Nagoya Batam.

Selain pengembangan bangunan baru, konversi memungkinkan Ascott untuk memenuhi permintaan di pasar di mana peluang ada tetapi pasokan proyek baru terbatas.

Baca juga: Ascott Merangsek Labuan Bajo dan Bali, Buka Empat Hotel

Pendekatan jalur ganda ini memperkuat kemampuan Ascott untuk berkembang secara efisien di berbagai pasar dan jenis properti.

 

(*)

Pos terkait