Selain itu, penyumbang keempat datang dari penjualan unit gudang Rp15,05 miliar setara sekitar 20 persen dari total pendapatan AMAN.
Laba Turun
Sepanjang Januari-Maret 2026, total pendapatan AMAN tercatat sebesar Rp73,72 miliar, lebih rendah sekitar 10 persen disandingkan dengan raihan periode sama 2025 yang sebesar Rp81,60 miliar.
Seiring dengan hal itu laba bersih AMAN terlihat turun sekitar 41 persen pada periode tiga bulan pertama 2026 menjadi Rp16,66 miliar dari Rp29,34 miliar pada periode sama 2025.
Baca juga: AMAN Mulai Buka Hotel Four Points By Sheraton Pontianak
Sementara itu, jumlah aset AMAN tercatat sebesar Rp1,48 triliun per akhir Maret 2026, sedangkan pada akhir Desember 2025 senilai Rp1,47 triliun.
Liabilitas AMAN turun menjadi Rp640,30 miliar pada akhir Maret 2026, sedangkan akhir 2025 masih sebesar Rp652,69 miliar.
AMAN mencatat peningkatan ekuitas dari Rp825,35 miliar pada akhir 2025 menjadi sebesar Rp841,73 miliar per akhir Maret 2026.
Baca juga: AMAN Mampu Dongkrak Pendapatan Hotel
Per akhir Maret 2026, para pemegang saham AMAN terdiri atas PT Griya Prima Amanda sebesar 81,54 persen, Johan Tedja Surya 4,53 persen, Siauw Jennice Maria 2,95 persen, dan masyarakat 10,98 persen.
(*)





