Mayoritas Laba AMAN untuk Pembangunan Gudang Modern

Mayoritas laba bersih tahun 2025 milik PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) dimanfaatkan dalam pembangunan gudang modern loading dock untuk disewakan/foto: safenlock.com

Mengutip laporan keuangan PT Makmur Berkah Amanda Tbk, sepanjang Januari-Maret 2026, AMAN membungkus pendapatan dari bisnis hotel sebesar Rp21,53 miliar.

Sebaliknya, pada tiga bulan pertama 2025, pendapatan bisnis hotel AMAN tercatat masih bertengger di posisi Rp14,66 miliar.

Bacaan Lainnya

Masih mengutip laporan keuangan Perseroan, pendapatan dari bisnis hotel menyumbang sekitar 30 persen terhadap total pendapatan AMAN per akhir Maret 2026 yang sebesar Rp73,72 miliar.

Saat ini, bisnis hotel AMAN mencakup Element Bali Ubud, Bali dan Four Points by Sheraton Pontianak, Kalimantan Barat.

Bisnis hotel menjadi penyumbang terbesar terhadap total pendapatan AMAN per akhir Maret 2026, sedangkan kontributor kedua terbesar datang dari penjualan tanah matang.

Baca juga: AMAN Koleksi Pertumbuhan Pendapatan

Sepanjang kuartal pertama 2026, penjualan tanah matang menyumbang sebesar Rp20,90 miliar atau setara sekitar 28 persen dari total pendapatan perusahaan yang berdiri pada 1996 ini.

Penjualan tanah matang AMAN pada tiga bulan pertama 2026 terlihat naik sekitar 50 persen dibandingkan dengan periode sama 2025 yang senilai Rp14,37 miliar.

Di sisi lain, kontributor ketiga terbesar datang dari pendapatan sewa sebesar Rp16,23 miliar atau setara sekitar 22 persen.

Selain itu, penyumbang keempat datang dari penjualan unit gudang Rp15,05 miliar setara sekitar 20 persen dari total pendapatan AMAN.

Sepanjang Januari-Maret 2026, total pendapatan AMAN tercatat sebesar Rp73,72 miliar, lebih rendah sekitar 10 persen disandingkan dengan raihan periode sama 2025 yang sebesar Rp81,60 miliar.

Seiring dengan hal itu laba bersih AMAN terlihat turun sekitar 41 persen pada periode tiga bulan pertama 2026 menjadi Rp16,66 miliar dari Rp29,34 miliar pada periode sama 2025.

Baca juga: AMAN Mulai Buka Hotel Four Points By Sheraton Pontianak

Per akhir Maret 2026, para pemegang saham AMAN terdiri atas PT Griya Prima Amanda sebesar 81,54 persen, Johan Tedja Surya 4,53 persen, Siauw Jennice Maria 2,95 persen, dan masyarakat 10,98 persen.

 

(*)

Pos terkait