Ini Lima Provinsi Paling Getol Serap Rumah Subsidi
Per akhir Oktober 2026, penyerap rumah subsidi terbesar ditempati oleh Jawa Barat, yakni 22,56 persen dari total realisasi KPR FLPP-landbank.id-sikumbang tapera
Provinsi dengan tingkat backlog kepemilikan hunian sebanyak 202 ribu ini mencatat realisasi penyaluran KPR FLPP sekitar Rp2,05 triliun.
Jawa Timur menjadi provinsi keempat yang menyerap KPR FLPP terbesar sepanjang Januari-Oktober 2026, yaitu sebesar 7,04 persen dari total rumah subsidi.
Backlog kepemilikan hunian di Jawa Timur menyentuh sekitar 829 ribu pada 2026, sedangkan nilai KPR FLPP yang diserap per akhir Oktober mencapai sekitar Rp1,63 triliun.
BACA JUGA:Rusun Subsidi Diharapkan Pangkas Backlog Hunian Jawa Barat
Posisi kelima terbesar ditempati oleh Provinsi Banten dengan jumlah realisasi penyaluran KPR FLPP sebanyak 6,35 persen setara dengan sekitar Rp1,54 triliun.
Pada 2026, backlog kepemilikan hunian Banten menyentuh angka sekitar 381 ribu rumah tangga.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait optimistis pembangunan rumah subsidi pada 2026 dapat melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 278.000 unit.
"Capaian pembangunan rumah subsidi pada 2025 mencapai sekitar 278 ribu unit. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah optimistis dapat melampaui capaian tersebut pada 2026," ujar Maruarar dalam keterangan reminya yang dilihat landbank.co.id, baru-baru ini.
BACA JUGA:Realisasi FLPP Baru 52,67%, Kemen PKP Genjot Penyaluran Rumah Subsidi
Untuk mewujudkan target tersebut, Maruarar mengajak seluruh ekosistem perumahan, mulai dari pemerintah, perbankan, pengembang, hingga asosiasi, memperkuat kolaborasi dan mempercepat pembangunan hunian hingga akhir tahun.
Dia menuturkan, dukungan pihak swasta membantu percepatan pembangunan rumah subsidi. Dukungan tersebut termasuk inisiatif penyediaan lahan yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti menjadi pembangunan hunian bagi masyarakat.
Menteri PKP berharap berbagai terobosan yang tengah disiapkan dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.
BACA JUGA:Harga Rumah Subsidi yang Paling Diminati
Terkait KPR FLPP, dia pernah mengatakan bahwa target tahun 2026 adalah sebanyak 350 ribu rumah subsidi.