Rumah Subsidi Syariah Masih Bergairah

Rumah Subsidi Syariah Masih Bergairah

Data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memerlihatkan, pangsa pasar rumah subsidi syariah menyentuh 28,80 persen pada rentang Januari-September 2026-landbank.id-tapera.go.id

Jakarta, landbank.co.id- Bisnis dan pembangunan rumah subsidi syariah di Indonesia masih bergairah. 

Asumsi masih bergairahnya rumah subsidi syariah merujuk pada pangsa pasar (market share) realisasi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) alias KPR FLPP sepanjang Januari-September 2026.

Mengutip data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), untuk periode Januari-September 2026, pangsa pasar rumah subsidi syariah menyentuh 28,80 persen.

BACA JUGA:Market Share KPR FLPP Syariah Menggelembung

Sebaliknya, pangsa pasar rumah subsidi syariah pada periode yang sama tahun 2025 masih bertengger di angka 25,42 persen.

Untuk skema konvensional, pangsa pasarnya menyusut dari 74,58 persen menjadi 71,20 persen per akhir September 2026.

Penyusutan pangsa pasar rumah subsidi konvensional terjadi lantaran realisasi unit yang dibiayai turun 16,39 persen menjadi 117.491 unit per akhir September 2026.

BACA JUGA:Fakta FLPP Bank Syariah Nasional Digemari Generasi Z

Pada saat yang sama, realisasi KPR FLPP syariah turun sekitar 0,81 persen menjadi 47.517 unit.

Tipisnya penurunan rumah subsidi syariah tak terlepas dari kemampuan pemain utama di segmen tersebut, yaitu PT Bank Syariah Nasional (BSN).

Anak usaha PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) itu mampu mengerek penyaluran KPR FLPP sekitar 8,15 persen menjadi 40.899 unit senilai Rp5,03 triliun pada rentang Januari-September 2026.

BACA JUGA:KPR Subsidi Bank Syariah Nasional Digemari Pekerja Swasta

Pangsa pasar BSN tercatat sebesar 86,07 persen (unit) dan 86,10 persen (nilai) di segmen rumah subsidi syariah.

Pada 2026, di segmen ini terdapat 16 bank penyalur, mulai dari bank milik negara, bank swasta hingga bank pembangunan daerah (BPD).