Starlink Gandeng Qualcomm untuk Tingkatkan Jaringan 5G

Starlink Gandeng Qualcomm untuk Tingkatkan Jaringan 5G

SpaceX menggandeng Qualcomm Technologies, Inc. untuk membangun jaringan seluler terestrial 5G Starlink Mobile di Amerika Serikat (AS).--SpaceX

Jakarta, landbank.co.id - SpaceX menggandeng Qualcomm Technologies, Inc. untuk membangun jaringan seluler terestrial 5G Starlink Mobile di Amerika Serikat (AS).

Kerja sama tersebut dilakukan melalui pemanfaatan platform Infrastruktur Seluler Qualcomm Dragonwing untuk mendukung pengembangan jaringan 5G terestrial nasional Starlink Mobile.

Mengutip Antara, Qualcomm mengungkapkan bahwa SpaceX telah memilih platform Qualcomm Dragonwing sebagai teknologi pendukung jaringan seluler tersebut.

Melalui kolaborasi ini, jaringan Starlink Mobile akan menggabungkan teknologi radio dan baseband Massive MIMO berkapasitas tinggi dengan perangkat lunak Layer 1 kelas komersial.

BACA JUGA:ASUS Zenbook A14 UX3407QA, Laptop Ringan 899 Gram dengan Prosesor Snapdragon X

Teknologi tersebut didukung platform Qualcomm Dragonwing QRU100 dan QDU100 yang dirancang untuk menghadirkan pemrosesan jaringan berperforma tinggi sekaligus hemat daya.

Integrasi teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung pengoperasian stasiun pangkalan seluler dalam skala besar.

Dalam pengembangannya, Starlink Mobile akan menggunakan unit radio Massive MIMO dengan 64 jalur transmisi dan 64 jalur penerimaan atau dikenal sebagai konfigurasi 64T64R.

Arsitektur tersebut dirancang untuk meningkatkan jangkauan jaringan, kapasitas, serta efisiensi spektral.

BACA JUGA:Singapura Dominasi Investasi Sektor Properti

Dengan kemampuan tersebut, jaringan diharapkan dapat menangani lalu lintas data dalam jumlah lebih besar secara efisien sekaligus meningkatkan kapasitas layanan bagi pengguna.

Teknologi Massive MIMO memungkinkan jaringan memanfaatkan banyak jalur antena untuk mengirim dan menerima sinyal secara bersamaan. Pendekatan ini menjadi salah satu teknologi penting dalam pengembangan jaringan 5G berkapasitas tinggi.

Senior Vice President Starlink Michael Nicolls mengatakan, perusahaan tengah membangun jaringan satelit dan terestrial nasional yang terintegrasi penuh.

Pengembangan tersebut ditujukan untuk memastikan pengguna tetap dapat terhubung di berbagai lokasi melalui kombinasi infrastruktur jaringan yang dimiliki Starlink.