Turis Bejibun, Kemenpar Rangkul Pelaku Bisnis Wisata Tiongkok

Turis Bejibun, Kemenpar Rangkul Pelaku Bisnis Wisata Tiongkok

Sepanjang Januari–Agustus 2026, kunjungan wisatawan Tiongkok mencapai 1,054 juta, meningkat 16,46 persen dibandingkan 905.002 kunjungan pada periode sama 2025-landbank.id-kemenpar

Jakarta, landbank.co.id – Turis asal Tiongkok terus membanjiri destinasi wisata Indonesia, bahkan masuk dalam deretan empat besar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan asal negeri Tirai Bambu sepanjang 2025 mencapai 1,34 juta, menempatkan Tiongkok sebagai negara asal wisatawan terbesar keempat setelah Malaysia, Australia, dan Singapura.

Sepanjang Januari–Agustus 2026, kunjungan wisatawan Tiongkok mencapai 1,054 juta, meningkat 16,46 persen dibandingkan 905.002 kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

BACA JUGA:Kemenpar Bidik 1,3 Juta Turis Tiongkok

Pertumbuhan tersebut melampaui kenaikan total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 5,38 persen.

Terkait hal itu Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak sejumlah agen perjalanan dan operator tur (travel agent/tour operator atau TA/TO) terkemuka asal Tiongkok menjelajahi destinasi unggulan Labuan Bajo dan Bali melalui kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) pada 19–25 Oktober 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya, baru-baru ini, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada para TA/TO Tiongkok sebagai bekal merancang dan memasarkan paket wisata Indonesia yang menarik bagi wisatawan Tiongkok.

BACA JUGA:Begini Isi Dokumen MoU Pariwisata Indonesia Tiongkok

"Famtrip ini dirancang untuk menunjukkan secara langsung bahwa destinasi unggulan Indonesia siap bersaing di pasar internasional dengan pengalaman kelas dunia. Kami berharap para peserta dapat merancang dan memasarkan paket wisata Indonesia yang semakin kompetitif dan sesuai dengan preferensi wisatawan Tiongkok,” tutur Made dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu, 1 November 2026.

Famtrip ke Labuan Bajo dan Bali ini diikuti tujuh TA/TO dengan menggandeng China Southern Airlines sebagai Official Airline Partner, serta AYANA Komodo Waecicu Beach, Labuan Bajo, dan The Westin Resort & Spa Ubud, Bali, sebagai Official Accommodation Partners.

Kegiatan ini turut didukung sejumlah mitra, yakni Zada Liveaboard; Plataran Komodo Resort & Spa; TA'AKTANA, a Luxury Collection Resort & Spa, Labuan Bajo; Seven Paintings Ubud; dan The Apurva Kempinski Bali.

BACA JUGA:Kunjungan Wisman Sentuh 10,58 Juta, Tumbuh 5,38 Persen

Ketujuh TA/TO peserta famtrip tersebut adalah China Bamboo Garden International Travel Service Co., Ltd. (Beijing); Guangdong Asia-Pacific Travel (BOBO Travel) (Guangzhou); GZL International Travel Service Ltd. (Guangzhou); Hangzhou China Travel Service Group (Hangzhou); China International Travel Service (Jiangsu) Co., Ltd. (Nanjing); Shenzhen Dreamka Travel (Shenzhen); dan Charm Deer (Shanghai). Seluruhnya merupakan pelaku utama pasar wisatawan mancanegara Tiongkok.

Di Labuan Bajo, peserta menginap di AYANA Komodo Waecicu Beach, resor bintang lima di gerbang Taman Nasional Komodo, serta menikmati sunset dinner cruise menuju Pulau Kalong menggunakan kapal AYANA Lako Sae.