Menanti TOD Manggarai, Hunian Vertikal Bersubsidi
Rumah susun (rusun) di TOD Manggarai, Jakarta didukung oleh kucuran subsidi berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP)-landbank.id-pkp
Jakarta, landbank.co.id- Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana menghadirkan hunian vertikal TOD Manggarai, Jakarta.
TOD Manggarai digadang-gadang sebagai solusi hunian perkotaan di tengah keterbatasan lahan di Jakarta, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki hunian.
Karena itu, rumah susun (rusun) di TOD Manggarai didukung oleh kucuran subsidi berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
Kementerian PKP menyebutkan bahwa FLPP untuk rusun di TOD Manggarai mengusung suku bunga sebesar 6 persen dan tenor hingga 40 tahun sehingga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah yang terjangkau.
BACA JUGA:TOD Manggarai Kantongi Ribuan Peminat
Proyek hunian vertikal yang terletak sekitar 400 meter dari Stasiun Manggarai ini diharapkan menjadi percontohan kawasan hunian inklusif dan modern yang memperpendek jarak mobilitas masyarakat urban.
Menteri PKP Maruarar Sirait menilai pembangunan hunian vertikal di kawasan Manggarai tersebut dapat menjadi salah satu model pengembangan perumahan perkotaan yang memadukan hunian, transportasi publik, dan aktivitas ekonomi dalam satu kawasan.
Maklum, saat ini, aktivitas di Stasiun Manggarai mencapai sekitar 162 ribu pergerakan pelanggan setiap hari, dengan sekitar 700–750 perjalanan kereta api.
Mengutip laman KAI, besarnya pergerakan masyarakat menjadikan Manggarai lebih dari sekadar tempat perpindahan perjalanan. Kawasan ini memiliki potensi untuk berkembang menjadi titik pertemuan berbagai layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi, sehingga perpindahan antarmoda dapat berlangsung lebih mudah dan efisien serta akses menuju kawasan di sekitar stasiun semakin baik.
BACA JUGA:TOD Bakal Jadi Penentu Masa Depan Properti, CBRE: Konektivitas Kini Lebih Penting dari Lokasi
Data KAI menunjukkan jumlah pelanggan KRL yang melakukan gate in di Stasiun Manggarai mencapai 5.142.739 pelanggan pada 2023. Jumlah tersebut meningkat menjadi 5.575.711 pelanggan pada 2024, kemudian tercatat 5.456.309 pelanggan pada 2025. Sementara itu, sepanjang Januari–Juni 2026, jumlahnya telah mencapai 2.716.932 pelanggan.
Data tersebut menunjukkan besarnya aktivitas perjalanan yang bertumpu pada Stasiun Manggarai dari tahun ke tahun.
Pembangunan Rusun