Harga Emas XAUUSD Hari ini, Ada Potensi Pelemahan
Harga emas XAUUSD ditaksir menghadapi tekanan jual pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026-landbank.id-
Jakarta, landbank.co.id- Harga emas XAUUSD ditaksir menghadapi tekanan jual pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026.
Analis PT Dupoin Futures Indonesia (Dupoin Futures), Geraldo Kofit melihat ada potensi pelemahan harga emas XAUUSD menuju area support berikutnya, yakni di rentang 4.310 hingga 4.239.
Proyeksi tersebut didukung oleh terbentuknya pola ABC correction, kemunculan candlestick Bearish Engulfing, serta indikator Stochastic yang masih bergerak turun.
Pada time frame Daily, struktur pergerakan emas XAUUSD menunjukkan bahwa harga tengah memasuki fase korektif setelah sebelumnya mengalami penguatan.
Pola ABC correction yang terbentuk menjadi salah satu indikasi bahwa tren kenaikan sebelumnya sedang mengalami penyesuaian. Dalam kondisi tersebut, harga berpotensi bergerak lebih rendah secara bertahap untuk mencari area keseimbangan baru sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya.
BACA JUGA:Harga Emas di Pegadaian Kompak Turun Hari Ini, Antam Merosot Rp31.000
Geraldo Kofit menilai, pola koreksi tersebut menjadi semakin relevan setelah munculnya Bearish Engulfing pada grafik harian.
Pola candlestick ini mencerminkan meningkatnya tekanan jual karena seller mampu mengambil alih momentum perdagangan dan menekan harga lebih rendah dibandingkan sesi sebelumnya. Kemunculan pola tersebut menjadi sinyal bahwa buyer mulai kehilangan kekuatan setelah sebelumnya mampu mendorong harga emas naik.
Mengutip keterangan tertulis Dupoin Futures yang diterima landbank.co.id, dengan tekanan jual yang masih terlihat, area 4.310 menjadi support pertama yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Jika tekanan bearish masih berlanjut dan harga mampu menembus level tersebut, pelemahan berikutnya berpotensi mengarah ke 4.239.
Kedua level tersebut menjadi area penting dalam menentukan apakah koreksi hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi pelemahan yang lebih dalam.
Selain struktur harga, indikator Stochastic juga memerlihatkan momentum yang cenderung melemah. Pergerakan Stochastic yang terus mengarah ke bawah menunjukkan bahwa tekanan beli belum kembali mengambil alih pasar.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Turun Tipis, Cek di Sini Harga Terbarunya
Namun, apabila indikator tersebut nantinya memasuki zona oversold, peluang terjadinya technical rebound perlu tetap diwaspadai. Kondisi jenuh jual dapat memicu sebagian trader kembali melakukan pembelian, terutama jika harga membentuk pola rejection atau swing low di sekitar area support.
Di tengah tekanan teknikal tersebut, kondisi fundamental emas (XAUUSD) sebenarnya masih menyimpan sejumlah katalis positif. Salah satunya berasal dari perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve (The Fed).