Kementerian PKP Raih Opini WTP, Maruarar Sirait Tegaskan Anggaran Harus Berdampak Langsung bagi Rakyat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait usai menghadiri rapat dengan Badan Pengawas Keuangan (BPK).--Landbank.id
Maruarar menjelaskan, sebagian besar anggaran Kementerian PKP dialokasikan langsung untuk program yang menyentuh masyarakat.
Salah satunya adalah program Bedah Rumah, yang tahun ini mengalami peningkatan signifikan.
“Tahun lalu sekitar 45 ribu rumah diperbaiki, tahun ini targetnya mencapai 400 ribu rumah. Program ini sangat berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, sekitar Rp2 triliun dari total anggaran digunakan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia menyebut lebih dari 80 persen anggaran kementerian atau sekitar Rp8,3 triliun dialokasikan untuk program Bedah Rumah.
“Belanja pegawai, gaji, dan perjalanan dinas tidak sampai 8 persen dari total anggaran. Ini menunjukkan anggaran Kementerian PKP sangat pro-rakyat,” katanya.
(*)