Strategi MPRO Gaet Pembeli Apartemen

Strategi MPRO Gaet Pembeli Apartemen

Pemilik proyek The Kahyangan, Solo, Jawa Tengah, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) menggulirkan sejumlah strategi guna menggaet pembeli apartemen-landbank.id-thekahyangansolo.com

Jakarta, landbank.co.id- Pemilik proyek The Kahyangan, Solo, Jawa Tengah, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) menggulirkan sejumlah strategi guna menggaet pembeli apartemen.

Iwan Kurniawan, direktur sekaligus corporate secretary PT Maha Properti Indonesia Tbk menjelaskan, strategi yang telah dilakukan Perseroan untuk meningkatkan pendapatan ke depan adalah dengan memberikan insentif menarik kepada calon pembeli berupa diskon khusus bagi pembeli secara tunai.

“Lalu, cicilan ke developer hingga 12 kali dan juga memberikan bonus fully furnish dan membebaskan dari biaya maintenance selama 12 bulan,” jelas dia dalam keterangan tertulis, baru-baru ini.

BACA JUGA:Konsumen Pengguna Terus Mendominasi Apartemen Jakarta

Iwan juga menerangkan bahwa rencana strategis Perseroan untuk tahun 2026-2027 adalah melakukan penyewaan unit apartemen secara internal maupun melalui kerja sama dengan Online Travel Agent (OTA).

Kemudian, emiten berkode saham MPRO di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini juga bekerja sama dengan minimarket sebagai penunjang bisnis, mencari mitra lembaga pendidikan untuk melakukan sewa, serta membangun rumah tapak di area The Kahyangan. 

Penjualan apartemen menjadi tulang punggung pendapatan MPRO pada semester pertama 2026 dengan kontribusi sekitar 77 persen.

BACA JUGA:Daftar Enam Proyek Apartemen yang Masuk Jakarta Pada 2026

Merujuk laporan keuangan Perseroan, pengembangang properti yang berdiri sejak 2004 ini mengoleksi pendapatan sebesar Rp3,15 miliar pada enam bulan pertama 2026.

Pendapatan tersebut melonjak sekitar 53 persen bila disandingkan dengan periode sama 2025 yang masih di level Rp2,06 miliar.

Menurut Iwan, kenaikan pendapatan per 30 Juni 2026 itu lantaran Perseroan mampu melego tiga unit apartemen yang mencakup satu unit Studio dan dua unit 1BR, sedangkan pada periode sama 2025 penjualan sebanyak dua unit tipе studio.

BACA JUGA:Pendapatan Maha Properti Indonesia Meningkat

Mengutip paparan publik MPRO, di areal The Kahyangan telah berdiri satu menara (tower) apartemen, Apsara Tower berkapasitas 445 unit. Serah terima proyek ini dilakukan secara bertahap sejak Februari 2019.

Selain itu, juga berdiri satu menara perkantoran setinggi 20 lantai yang serahterimanya bergulir mulai Januari 2022.