Konsumen Pengguna Terus Mendominasi Apartemen Jakarta

Konsumen Pengguna Terus Mendominasi Apartemen Jakarta

Para konsumen pengguna (end-user) terus mendominasi pembelian apartemen di Jakarta sepanjang semester pertama 2026-landbank.id-

Jakarta, landbank.co.id- Para konsumen pengguna (end-user) terus mendominasi pembelian apartemen di Jakarta sepanjang semester pertama 2026.

“Pengguna akhir (end-users) terus mendominasi aktivitas pembelian, termasuk pada proyek-proyek yang masih dalam tahap pembangunan,” tutur James Taylor, head of Research JLL Indonesia, dikutip Kamis, 20 Agustus 2026.

Dia menambahkan, permintaan pasar kondominium Jakarta mencatat peningkatan moderat pada kuartal kedua tahun 2026. 

Namun, jelasnya, volume transaksi masih berada pada level yang relatif rendah dibandingkan dengan tren historis. 

BACA JUGA:Knight Frank: Kondominium Segmen Premium Masih Tangguh

“Peningkatan permintaan terutama didorong oleh transaksi pada proyek baru oleh pengembang yang sudah memiliki basis pembeli,” kata James Taylor.

Dalam catatan JLL Indonesia, sepanjang kuartal kedua 2026, Jakarta mendapat kucuran apartemen anyar sebanyak 336 unit, sebuah rekor tertinggi sejak tahun 2020.

Pasokan unit apartemen baru itu tersebar di Jakarta Selatan sebanyak 48 persen, Jakarta Utara (16 persen), Jakarta Barat (15 persen), Jakarta Timur (11 persen), dan Jakarta Pusat (10 persen).

Dari sisi tipe, mayoritas apartemen yang menggerojok Jakarta itu didominasi oleh segmen menengah sebesar 60 persen, segmen bawah (30 persen), dan segmen atas (10 persen).

BACA JUGA:Joysparks Group Resmi Meluncur, Siapkan Ekspansi hingga 10 Gerai

James Taylor menerangkan, dari segi pasokan, terdapat satu peluncuran baru di Jakarta Selatan yang menawarkan unit setelah proyek selesai dibangun. 

Dia menyatakan, penambahan pasokan tersebut turut berkontribusi terhadap sedikit penurunan pada tingkat penjualan menjadi 82 persen. 

“Dengan adanya dua peluncuran baru sepanjang tahun 2026, total penambahan pasokan pada tahun ini tercatat sebagai yang tertinggi sejak 2020,” ungkap James Taylor.

Di sisi lain, mengutip riset JLL Indonesia, secara keseluruhan, harga kondominium relatif stabil pada semester pertama 2026, dengan sedikit kenaikan harga pada segmen menengah dan mewah, yang menunjukkan ketahanan lebih baik dibandingkan properti di segmen bawah.