Winner Raih Penjualan Rumah Nyaris Rp23 Miliar
PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) atau Winner mengoleksi penjualan rumah sekitar Rp22,84 miliar sepanjang semester pertama 2026-landbank.id-winr
Winner Sawangan Center di Depok, Jawa Barat. Di proyek seluas 2.000 m2 itu dikembangkan 6 rumah dan 11 rumah toko (ruko).
Selain itu, WINR menyiapkan proyek Palembang New City, Kota Palembang, Sumatera Selatan seluas 14 hektare (ha).
Proyek Baru
Sementara itu, untuk jangka panjang, termasuk untuk rentang 2026-2027, Perseroan punya sejumlah rencana pengembangan lewat anak usaha yang dimilikinya.
Anak usaha itu adalah PT Pemenang Nusantara Jaya yang saat ini sebesar 99,6 persen sahamnya dipegang oleh WINR.
BACA JUGA:Menanti TOD Manggarai, Hunian Vertikal Bersubsidi
“Entitas anak akan melakukan pembelian sebanyak 10 lahan potensial khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah,” urai Liu Yut Men, direktur utama PT Winner Nusantara Jaya Tbk dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.
Dia menambahkan, dalam tahun ini, lewat entitas anak, direncanakan dapat terlaksana 10 proyek pengembangan baru pada lahan-lahan potensial tersebut dengan target nilai marketing sales kurang lebih Rp880 miliar.
Salah satu jurus yang akan dilontarkan WINR adalah dengan menawarkan paket bundling atau fasilitas smart connectivity layanan internet yang lebih kompetitif di proyek-proyek properti Perseroan.
Tawaran itu mencuat seiring dengan keberhasilan WINR menjadi pengendali di PT Laxo Global Akses, perusahaan penyedia layanan internet service provider (ISP).
BACA JUGA:Gapuraprima Bungkus Penjualan Rumah Rp122 Miliar
Menurut Liu Yut Men, jurus itu akan meningkatkan daya tarik properti bagi pembeli dibandingkan kompetitor yang hanya menawarkan unit.
“Sinergi ini akan memperkuat strategi Perseroan dalam membangun arus pendapatan berulang (recurring income) yang sangat krusial untuk stabilitas keuangan Perseroan di tengah volatilitas di sektor properti,” ujarnya.
Sementara itu, per akhir Juni 2026, para pemegang saham Winner terdiri atas PT Pemenang Nusantara Internasional sebesar 56,09 persen, Liu Yut Men 0,09 persen, Wahyu Mardianti 0,00 persen, Russiana 0,00 persen, dan masyarakat 43,81 persen.