RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Building juga dirancang sebagai smart hospital dengan berbagai keunggulan berbasis teknologi, antara lain sistem kontrol dan monitoring terintegrasi dalam satu dashboard, integrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), pemantauan pasien secara real-time berbasis Internet of Things (IoT), serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem keamanan.
Selain itu, proyek ini juga mengimplementasikan otomatisasi pada proses non-medis hingga ruang operasi guna memastikan efisiensi dan standar sterilisasi yang optimal.
Melalui kolaborasi strategis antara berbagai pihak, proyek ini diharapkan dapat menjadi simbol sinergi dan komitmen bersama dalam menghadirkan fasilitas kesehatan modern, unggul, dan berstandar internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Project Director Tokushukai Medical Corporation, Takeki Ohashi, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan proyek ini.
“Thank you for your excellent job!,” ujar dia.
Baca juga: PTPP Garap Rumah Sakit Rp663 Miliar di Riau
Topping off ini tidak hanya menjadi simbol penyelesaian struktur bangunan, tetapi juga mencerminkan harapan besar bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional ke depan.
Sebagaimana diberitakan, proyek rumah sakit ini akan diselesaikan PTPP selama 669 hari kalender, yakni 21 November 2024 dan direncanakan selesai pada 21 September 2026.
PTPP memiliki rekam jejak yang solid dalam pembangunan fasilitas kesehatan di Indonesia, terbukti dari suksesnya proyek-proyek seperti RS Dharmais, RSU Adhyaksa Banten, RS UPT Vertikal Makassar, RS Hasan Sadikin, dan RS Bali Internasional Hospital (BIH).
Baca juga: Pembangunan Gedung INN Senilai Rp1 Triliun Rampung, PTPP: Dirancang Terintegrasi
(*)




