Primaya Hospital Group Ekspansi ke Bandung

Primaya Hospital Group resmi membuka Primaya Rajawali Hospital, menandai transformasi dari RS Rajawali menjadi fasilitas layanan kesehatan terintegrasi/foto: primaya

Hal ini dinilai mewujudkan melalui penguatan sistem, teknologi, serta standar operasional yang berorientasi pada patient-centered care.

Chief Executive Officer (CEO) Primaya Hospital Group, Leona A Karnali, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif di Jawa Barat khususnya Bandung.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak hanya mengubah nama, tetapi mengembangkan rumah sakit berbasis layanan unggulan dengan peningkatan menyeluruh pada sistem layanan, teknologi, dan standar klinis, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Dari sisi fasilitas, Primaya Rajawali Hospital memiliki 20 poliklinik, kapasitas 102 tempat tidur, termasuk layanan intensif seperti ICU, NICU, PICU, dan HCU, serta didukung oleh 36 dokter spesialis dan subspesialis.

Baca juga: PTPP Garap Rumah Sakit Rp663 Miliar di Riau

Rumah sakit ini juga dilengkapi teknologi medis modern seperti endoskopi, untuk mendukung diagnosis dan tindakan yang lebih presisi, termasuk pengembangan layanan bedah minimal invasif dan diagnostik lanjutan.

Direktur Primaya Rajawali Hospital, Budiyanto, menjelaskan bahwa transformasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup sistem layanan hingga pengalaman pasien.

“Kami mengimplementasikan digitalisasi melalui Electronic Medical Record, standardisasi clinical pathway berbasis evidence, serta penguatan budaya patient-centered care. Selain itu, kami juga menghadirkan Primaya App dan sistem rujukan internal antarjaringan, sehingga pasien dapat memperoleh second opinion tanpa perlu berpindah fasilitas,” kata dia.

Baca juga: Primaya Hospital Bekasi Barat Dilengkapi Wellness Center

(*)

Pos terkait