Loncat ke konten
Menu Mobile
Landbank.co.id
  • Gaya Hidup
  • Komersial
  • Nasional
  • Pasar Modal
  • Residensial
  • Rumah Subsidi
Konten Spesial
Penjualan Rumah WINR Melambung 59 Persen Begini Selera Gen Z Soal Hunian di Perkotaan 27 Ribu Apartemen Siap Huni Menanti Pembeli Hunian IZZI Tahap Dua Siap Merangsek Pasar Nusantara Almazia Kantongi Penjualan Rumah Rp52 Miliar
Beranda Komersial Potensi Pasar Besar, Penerapan ESG Jadi Keharusan

Potensi Pasar Besar, Penerapan ESG Jadi Keharusan

Gambar Gravatar
yetto ceka
24 Juli 202424 Juli 2024
Potret Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan (IAP), Ardiadi Dimastanto (kiri) bersama Chief Marketing Officer (CMO) Elevee Condomium, Alvin Andronicus (kanan), dalam acara Elevee Media Talk yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang pada Rabu, 24 Juli 2024./Foto: landbank.co.id.

Sementara itu, Chief Marketing Officer (CMO) Elevee Condomium, Alvin Andronicus mengatakan, pihaknya menerapkan prinsip ESG tidak sebatas slogan.

“Seperti pengurangan biaya operasional, penghematan penggunaan energi listrik, hingga peningkatan kesehatan dan produktivitas penghuni,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
  • Dalam Lima Tahun, Summarecon Raup Nyaris Rp8 Triliun dari Bisnis Mal
  • Daftar Tambahan Pasokan Gudang Modern di Greater Jakarta
  • Tren Hotel Premium Meningkat, PRISM Perluas Jaringan di Indonesia
Potret tampak atas Alam Sutera./Foto: Dok. Alam Sutera.

Dia mencontohkan, di Elevee Condominium setiap unitnya memakai jendela double glass yang mampu mereduksi sinar matahari memasuki ruangan sehingga mengurangi pemakaian AC.

“Elevee juga memiliki fasilitas forest park seluas 4 hektare untuk berbagai aktivitas. Selain itu, Elevee yang merupakan bagian dari Alam Sutera sudah menerapkan konsep yang bersentuhan dengan lingkungan. Seperti adanya kawasan green tunnel hingga (management traffic) agar menciptakan suasana yang nyaman bagi penghuni,” tutur Alvin.

Ardiadi mengakui bahwa pengembangan properti skala kota yang menerapkan prinsip ESG membutuhkan dana yang tak sedikit. Namun, ia mengakui prinsip ini akan berdampak pada penjualan pengembang dan bermanfaat untuk konsumen.

“Seperti Alam Sutera sudah sangat advance dalam pengembangannya, dan ini perlu pendanaan besar dalam pengembangannya. Dan sekali lagi saya tegaskan ujungnya selain konsep (suistainble development) yang dikembangkannya, konsumen pun diuntungkan karena nilai properti akan terus naik,” tegasnya.

Dia juga menambahkan, saat ini, masih perlu disosialisasikan tentang penerapan prinsip ESG di kalangan pengembang properti.

(*)

Halaman: 1 2
Alam SuteraAlvin AndronicusArdiadi DimastantoElevee CondominiumEnvironmental Social GovernanceESG
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Persija Jakarta dan Arema FC Bertemu di Laga Penentu Semifinal Piala Presiden, Cek Link Nontonnya di Sini
Pos berikutnya Sekilas Berkenalan dengan Nilai ESG di Bursa Efek Indonesia

Pos terkait

  • Dalam Lima Tahun, Summarecon Raup Nyaris Rp8 Triliun dari Bisnis Mal

  • Daftar Tambahan Pasokan Gudang Modern di Greater Jakarta

  • Tren Hotel Premium Meningkat, PRISM Perluas Jaringan di Indonesia

  • Produsen Semen Ini Raih Pendapatan Rp35,24 Triliun

  • PTPP Topping Off RS Senilai Rp882,51 Miliar

  • DMS Propertindo Catat Pertumbuhan Pendapatan 324 Persen

Nasional

  • Nasional26 April 2026
    BMKG: Sebagian Wilayah Indonesia di Guyu…
  • Nasional25 April 2026
    Indonesia Masuk Incaran Investasi Rp20 T…
  • Nasional22 April 2026
    Pameran Diyakini Dorong Penjualan Proper…
  • Nasional21 April 2026
    Pendekatan Jalur Ganda Memperkuat Penetr…
  • Nasional20 April 2026
    Bank Pembangunan Daerah Didorong Naik Ke…

Topik Populer

  • rumah subsidi
  • link live streaming
  • BRI Liga 1
  • bisnis hotel
  • SInar Mas Land
logo

PT YETO MEDIA GRUP
S.K: AHU-054810.AH.01.30. Tahun 2023

Informasi

  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

ERA NETWORK

  • Beritaapm.com
  • Fundflow.id
  • Motoris.id
  • InfoDigital.co.id
Didukung oleh WordPress / Tema: Bloggingpro