Dalam aspek ekspansi, Perseroan menambah empat toko baru sepanjang kuartal pertama 2026, terdiri atas dua toko AZKO dan dua toko NEKA.
Penambahan itu membuat posisi jaringan ACES hingga akhir Maret 2026 mencapai 267 toko AZKO dan 12 toko NEKA yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Penambahan gerai tersebut juga merupakan bagian dari langkah terarah untuk memperluas jangkauan dan memperkuat kehadiran di kota-kota potensial.
Perseroan menargetkan penambahan total 65 hingga 80 toko baru pada tahun 2026, terdiri dari 25-30 toko AZKO dan 40-50 toko NEKA, sebagai upaya memperluas jangkauan layanan hingga ke berbagai wilayah di Indonesia.
Baca juga: Mau Tambah 30 Toko, ACES Siapkan Rp300 Miliar
“Ke depan, kami terus melanjutkan pengembangan jaringan toko AZKO dan NEKA secara terukur, disertai dengan upaya peningkatan produktivitas toko dan efisiensi operasional,” ujar Gregory S Widjaja.
Dia menegaskan, fokus pihaknya adalah memastikan setiap inisiatif yang dijalankan dapat memberikan nilai jangka panjang, baik bagi pelanggan maupun bagi kinerja Perseroan.
Kini, selain AZKO dan NEKA, ACES juga menaungi portofolio multi-brand ritel terkemuka ATARU dan Pendopo, serta merek anak usaha Toys Kingdom.
Sementara itu, ACES yang merupakan bagian dari Kawan Lama Group ini memiliki total aset Rp8,67 triliun per akhir Maret 2026, sedangkan pada akhir 2025 senilai Rp8,52 triliun.
Baca juga: ACES Bakal Tambah Toko NEKA
Liabilitas ACES tercatat sebesar Rp1,91 triliun pada periode tiga bulan pertama 2026, lebih rendah dibandingkan sepanjang 2025 yang senilai Rp1,92 triliun.
Sebaliknya, ekuitas ACES naik dari Rp6,60 triliun pada akhir 2025 menjadi sebesar Rp6,76 triliun per akhir Maret 2026.
Per akhir Maret 2026, para pemegang saham ACES terdiri atas PT Kawan Lama Sejahtera sebesar 60,00 persen, Kuncoro Wiboro (presiden komisaris) 0,00 persen, dan masyarakat 40,00 persen.
Baca juga: Berbekal 245 Toko, ACES Raup Pendapatan Rp8,58 Triliun
(*)





