Mengintip Lima Strategi Pollux Pada 2025
“Perseroan akan terus fokus pada peningkatan pendapatan berkelanjutan (recurring income) dengan memaksimalkan tingkat hunian serta harga sewa dari properti komersial seperti mal, gedung perkantoran, dan apartemen,” ujar manajemen Pollux.
Upaya ini, masih kata manajemen Pollux, akan dilengkapi dengan strategi pemasaran digital yang lebih agresif, mencakup platform digital dan kerja sama dengan mitra strategis, guna menjangkau segmen pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk Perseroan.
Baca juga: Realisasi Investasi Tahun 2024 Subsektor Properti Rp122,9 Triliun
Inovasi dalam desain dan pengelolaan properti juga menjadi prioritas untuk menghadirkan Solusi hunian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsep green building, Perseroan akan memperkuat komitmen terhadap pembangunan yang memperhatikan aspek lingkungan.
“Langkah ini tidak hanya mendukung keberlanjutan, tetapi juga meningkatkan daya tarik produk properti di pasar,” tegas manajemen Pollux.
Dengan fondasi keuangan yang kokoh dan strategi yang tepat, Perseroan optimis dapat mempertahankan pertumbuhan positif di tahun 2025.
Fokus pada efisiensi operasional, pengembangan portofolio yang terarah, dan pelayanan pelanggan yang unggul akan menjadi pilar utama untuk mencapai target bisnis yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Bangun Rumah Subsidi, Semua Pihak Harus Diuntungkan
Saat ini, proyek operasional POLL mencakup Meisterstadt, yakni Superblok yang terdiri atas apartemen, mal dan shophouse di Batam, Kepulauan Riau.
Lalu, World Capital Tower, perkantoran di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Masih di kawasan itu, POLL tengah melakukan pengembangan tahap awal apartemen Pollux SKysuites.
Khusus untuk perkantoran, mengutip laman pollux.co.id, World Capital Tower memiliki gross development value (GDV) US$476,74 juta, sedangkan gross floor area (GFA) seluas 130.000 meter persegi (m2).
Perkantoran Grade A berketinggian 52 lantai ini berdiri di atas lahan seluas 8.000 m2.
(*)