Sektor Properti Diguyur Investasi Rp135 Triliun, Januari-September 2026
Sektor properti di Indonesia mendapat kucuran investasi sekitar Rp135,22 triliun sepanjang Januari-September 2026-landbank.id-
Jakarta, landbank.co.id- Sektor properti di Indonesia mendapat kucuran investasi sekitar Rp135,22 triliun sepanjang Januari-September 2026.
Kucuran dana untuk sektor properti itu tersebar di 3.338 proyek yang ada di Indonesia.
Segmen properti yang mendapat aliran modal sepanjang sembilan bulan 2026 tersebut mencakup perumahan, kawasan industri, dan perkantoran.
BACA JUGA:Realisasi Investasi Hotel dan Restoran Nyaris Rp43 Triliun, Januari-September 2026
Sepanjang Januari-September 2026, penanaman modal dalam negeri (PMDN) paling getol dalam merogoh kocek untuk sektor properti di Indonesia.
Para investor lokal mengucurkan dana sebesar Rp95,24 triliun atau setara dengan 70,43 persen dari total realisasi investasi di sektor properti.
Sisanya, mengutip data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, yakni Rp39,99 triliun atau setara 29,57 persen datang dari aliran penanaman modal asing (PMA).
BACA JUGA:Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembus Rp46 Triliun
Mayoritas PMDN terkonsentrasi di Banten (19,96 persen), Jawa Barat (18,84 persen), dan Jawa Timur (17,25 persen).
Sebaliknya, tiga besar provinsi yang menjadi favorit PMA adalah Bali (21,24 persen), DKI Jakarta (19,47 persen), dan Jawa Barat (15,21 persen).
Hotel dan Restoran
Sementara itu, bisnis hotel dan restoran di Indonesia terus berdenyut sepanjang Januari-September 2026.