Grand City Samarinda Menempati Areal Lebih 70 Hektare
Grand City Samarinda, proyek properti berskala kota (township) pertama di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menempati areal lebih dari 70 hektare (ha)-grandcitysamarinda.com-
Jakarta, landbank.co.id- Grand City Samarinda, proyek properti berskala kota (township) pertama di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menempati areal lebih dari 70 hektare (ha).
Sinar Mas Land (SML) selaku township itu mengaku bahwa proyek ini dirancang untuk menjadi destinasi hunian, komersial, rekreasi, dan investasi dalam satu ekosistem terintegrasi.
“Melalui Grand City Samarinda, kami ingin menghadirkan kawasan hunian terpadu di pusat ekonomi Kalimantan Timur yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menciptakan nilai investasi jangka Panjang,” papar Chief Executive Officer (CEO) East Indonesia Sinar Mas Land, Franky Najoan, dalam publikasi tertulisnya, dikutip Jumat, 10 Juli 2026.
Langkah ini merupakan strategi perusahaan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan hunian berkualitas sekaligus menangkap potensi pertumbuhan ekonomi di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Maklum, dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Samarinda terus menunjukkan tren positif yang didorong oleh sektor perdagangan, konstruksi, jasa, serta meningkatnya aktivitas investasi seiring pembangunan IKN.
BACA JUGA:Terowongan Samarinda Diharapkan Urai Kemacetan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Kota Samarinda pada 2025 tumbuh 6,22 persen. Capaian ini melampaui rata-rata pertumbuhan Provinsi Kalimantan Timur maupun nasional.
“Samarinda memiliki prospek pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Meningkatnya mobilitas penduduk, kebutuhan hunian bagi kalangan profesional dan keluarga muda, serta terbatasnya pasokan kawasan hunian terpadu berskala besar menjadi peluang bagi Sinar Mas Land untuk hadir di kota ini,” kata Franky.
Sebagai tahap awal, Sinar Mas Land memperkenalkan klaster perdana Grand City Samarinda, yakni klaster Seine.
Klaster Seine mengambil inspirasi dari kawasan Sungai Seine di Prancis yang identik dengan keindahan alam dan kualitas hidup yang tinggi.
“Pada tahap pertama, klaster Seine akan dibangun sebanyak lebih dari 300 unit dan ditawarkan mulai dari harga Rp900 jutaan hingga Rp3 miliaran,” tutur Franky.
BACA JUGA:42 Perusahaan Minati IKN, Ada Sektor Properti
Klaster ini menghadirkan hunian dua lantai dengan luas tanah mulai 72 meter persegi (m²) hingga 180 m² serta luas bangunan mulai 51 m² hingga 138 m². Pilihan kamar mulai dari 2 kamar tidur hingga 4 kamar master +1 kamar ART.
Klaster tersebut mengusung konsep arsitektur classic modern yang menghadirkan desain elegan dan timeless. Karakter utama hunian diwujudkan melalui bukaan jendela yang besar pada fasad maupun area interior untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara, sekaligus menciptakan kesan ruang yang lebih luas dan nyaman.
“Pengalaman Sinar Mas Land mengembangkan berbagai township di Indonesia menjadi fondasi kuat untuk menghadirkan standar hidup yang lebih baik sekaligus mendukung pertumbuhan Samarinda sebagai pusat perkembangan baru kawasan,” ujar Franky.
Keseimbangan Ruang Hidup
Mengusung konsep “Harmony of Nature and Luxury Living”, Grand City Samarinda menghadirkan keseimbangan antara ruang hidup modern dan keindahan alam yang diwujudkan melalui tiga danau alami di dalam kawasan, yang berfungsi sebagai area resapan air sekaligus ruang rekreasi bagi penghuni.
Grand City Samarinda dilengkapi berbagai fasilitas kawasan seperti central lake dengan jogging track, gazebo, dan mini amphitheater, clubhouse dengan kolam renang, pusat kebugaran, lapangan tenis, serta sistem keamanan 24 jam.
BACA JUGA:Bidik Kalangan Ultra Kaya, Sinar Mas Land dan Hongkong Land Hadirkan Island Villa di BSD City
Dari sisi aksesibilitas, Grand City Samarinda berada pada koridor strategis yang menghubungkan dua jalan arteri utama di Samarinda, yakni Jalan Bung Tomo dan Jalan KH Harun Nafsi.
Kawasan ini juga didukung boulevard utama selebar 23 meter dengan enam lajur yang dirancang untuk mendukung mobilitas penghuni sekaligus menjadi penghubung aktivitas ekonomi kawasan.
Lokasi proyek ini dekat dengan pusat kota, akses tol, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan, dan institusi pendidikan, seperti RS Mulya Medika, Bigmall, Politeknik Negeri Samarinda.
Sebelumnya, Sinar Mas Land telah hadir di Kalimantan Timur melalui pengembangan township Grand City Balikpapan yang dikembangkan sejak 2014, di atas lahan seluas 256 hektare dengan total lebih dari 25 klaster dan lebih dari 6.000 unit hunian.
Berlokasi strategis di koridor Balikpapan – Penajam Paser Utara, Grand City Balikpapan kini telah tumbuh menjadi kawasan hunian terpadu dengan berbagai klaster hunian, area komersial, serta fasilitas pendukung seperti danau buatan, clubhouse, sarana pendidikan, pusat perbelanjaan, ruang terbuka hijau dan pusat kuliner Grand City Food Center.
BACA JUGA:Sinar Mas Land dan Hongkong Land Getol Menyasar Kalangan Atas
(*)