Dua Universitas Ternama Kian Memerkuat BSD City
Kini, di BSD City, mega township besutan Sinar Mas Land (SML) telah berdiri 233 institusi pendidikan, termasuk enam perguruan tinggi terkemuka-sml-
Jakarta, landbank.id- Dua universitas ternama bakal kian memerkuat posisi BSD City, Tangerang, Banten sebagai kawasan terpadu berkelas dunia yang menjadi pusat pendidikan, inovasi, dan pengembangan berkelanjutan di Indonesia.
Kedua universitas ternama yang bakal memerkuat BSD City itu adalah Monash University dan Universiti Kebangsaan Malaysia.
Kini, di BSD City yang merupakan mega township besutan Sinar Mas Land (SML) tersebut telah berdiri 233 institusi pendidikan, termasuk enam perguruan tinggi terkemuka.
"Kami dengan bangga meresmikan kolaborasi dengan Monash University, Indonesia melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), serta dengan Universiti Kebangsaan Malaysia melalui penandatanganan Letter of Intent (LOI) yang dilaksanakan pada pembukaan GSDC 2026,” tutur Irawan Harahap, chief executive officer (CEO) Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, dalam siaran pers, Sabtu, 4 Juli 2026.
Sinar Mas Land berkomitmen untuk memerkuat posisi BSD City sebagai kawasan terpadu berkelas dunia yang menjadi pusat pendidikan, inovasi, dan pengembangan berkelanjutan di Indonesia melalui kolaborasi dengan berbagai institusi global terkemuka.
BACA JUGA:Federasi Real Estat Internasional Menaruh Perhatian Terhadap BSD City
Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Sinar Mas Land dan Monash University, Indonesia untuk bekerja sama dalam bidang pendidikan, riset, dan pengembangan talenta digital dan AI.
Penandatanganan MOU dilakukan oleh Ferdinand Sadeli (Deputy Group CEO Investment International Tech & Emerging Sinar Mas Land) dan Professor Matthew Nicholson (Pro Vice-Chancellor and President Monash University, Indonesia).
Kerja sama ini merupakan dukungan Monash University Indonesia kepada Sinar Mas Land dalam rencana pengembangan AI Center of Excellence di BSD City, sebagai langkah awal melahirkan inovasi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan smart city, industri, dan masyarakat masa depan.
Sinar Mas Land juga menandatangani surat pernyataan minat kerja sama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia. Penandatanganan Letter of Intent (LOI) ini dilakukan oleh Ferdinand Sadeli (Deputy Group CEO Investment International Tech & Emerging Sinar Mas Land) dan Professor Dato’ DR. Sufian bin Jusoh (Vice-Chancellor Universiti Kebangsaan Malaysia).
Penandatanganan ini merupakan simbol dari rencana kerja sama di bidang akademik, eksplorasi pengembangan riset, inovasi, medis dan kesehatan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI BSD City.
BACA JUGA:BSD City Dilengkapi Pusat Riset AI dan Robotik
“Kemitraan ini mendukung visi Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi generasi mendatang untuk mengakses pendidikan berkelas dunia serta ekosistem pembelajaran dan inovasi yang unggul,” tutur Irawan.
GSDC 2026
Sementara itu, sebagai World-Class Education and Innovation Township, BSD City resmi menjadi pusat perhatian dunia dengan dibukanya Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026, Senin, 22 Juni 2026.
Perhelatan ini memertemukan ribuan pemimpin global dalam sebuah forum terbesar yang dirancang khusus untuk menghasilkan solusi mendesak bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sinar Mas Land turut berpartisipasi dalam GSDC 2026 yang mempertemukan pemimpin perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan organisasi global untuk mendorong kolaborasi dalam pembangunan berkelanjutan yang digelar di ICE BSD City pada 22 – 25 Juni 2026.
BACA JUGA:KEK BSD City Dilengkapi Onesmartservices
Dalam penyelenggaraan kongres ini, Sinar Mas Land melalui Digital Hub sebagai Headline Partner berkolaborasi dengan Times Higher Education (THE) untuk menyambut lebih dari 5.000 peserta dari 120 negara.
Acara ini dibuka oleh Rachmat Pambudy (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional) yang diwakili oleh Leonardo A.A. Teguh Sambodo (Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup, Kementerian PPN/Bappenas), Dominic Jermey (UK Ambassador to Indonesia dan Timor-Leste), Rod Brazier (Australian Ambassador to Indonesia) dan Phil Baty, (Kepala Bidang Urusan Global Times Higher Education).
Selain itu, juga dihadiri oleh Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) dan Stella Christie (Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) pada hari kedua.
BACA JUGA:Setelah Bali, Fuji Academy Masuk BSD City
"Partisipasi Sinar Mas Land dalam GSDC 2026 menegaskan komitmen kami untuk menjadikan BSD City sebagai kota dengan komitmen pada sustainability melalui pendidikan, teknologi, dan inovasi berstandar internasional. Lebih dari sekadar pengembangan kawasan, kami memposisikan BSD City sebagai destinasi global untuk pertukaran ide dan penyelenggaraan event internasional yang mendorong kolaborasi lintas sektor,” urai Irawan.
(*)