Bisnis Perkantoran SCBD Jakarta, Riema Chandra: Pasar Paling Menuntut
Jakarta, landbank.co.id– Halo Space, operator ruang kerja fleksibel premium menilai segmen serviced office premium di kawasan pusat bisnis Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta hampir sepenuhnya diisi pemain global.
Operator-operator internasional mengisi gedung-gedung kelas atas Jakarta dengan model layanan yang nyaris seragam di setiap kota tempat mereka beroperasi, termasuk di kawasan SCBD Jakarta.
Di tengah itu semua, Halo Space membuka lokasi pertamanya di Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, SCBD Jakarta, salah satu alamat paling kredibel di pusat keuangan Jakarta.
“SCBD adalah pasar paling menuntut di Indonesia, dan justru itu alasan kami memilihnya,” ujar Riema Chandra, di Jakarta, baru-baru ini.
Baca juga: Minat Penyewa Ruang Kantor Masih Ada
Halo Space bermain di kategori yang sama dengan para incumbent, yakni serviced office, virtual office, coworking, dan event space. Hal yang membedakannya terletak pada siapa yang membangunnya dan bagaimana ia dijalankan.
“Ambisi kami jelas, bukan menjadi yang terbesar lebih dulu, tapi menjadi yang terbaik lebih dulu,” tegas Riema Chandra.
Para operator hadir melayani para menyewa ruang kantor yang siap pakai dan sepenuhnya terlayani lengkap dengan resepsionis, dukungan IT, ruang rapat, dan operasional harian.
Dalam pandangan Halo Space, operator global cenderung menggandakan satu konsep yang sama ke banyak kota demi efisiensi dan kemudahan replikasi. Halo Space mengambil arah sebaliknya.
Baca juga: Ruang Kantor Kosong, Leads Property: Bisa Dialihfungsikan
Sebagai operator yang dimiliki dan dijalankan langsung oleh pemiliknya, setiap ruang Halo Space dirancang mengikuti fungsinya, yakni ruang untuk fokus, ruang untuk diskusi, ruang untuk kolaborasi, dan ruang untuk menerima tamu, masing-masing dengan akustik, pencahayaan, dan tata letak yang berbeda.
Dalam pandangan Halo Space, keputusan operasional diambil oleh orang yang memahami bisnis ini dari dalam, bukan menunggu persetujuan kantor regional di kota lain.
Konsep yang diusung pun menekankan identitas lokal. Halo Space memposisikan diri bukan sebagai versi lokal dari merek global, melainkan sebagai standar premium yang dirumuskan langsung untuk cara bisnis Indonesia bekerja; sesuatu yang, menurut para pendirinya, sulit ditiru operator yang menjalankan standarnya dari luar.
“Bagi kami, bukan hanya soal seberapa bagus kantor yang disediakan, tapi kami percaya ruang kantor harus lebih dari sebatas tempat kerja, yakni harus memanusiakan orang. Memberikan kenyamanan,” tutur Ferry Pranata, direktur Halo Space.