Ruang Kantor Kosong, Leads Property: Bisa Dialihfungsikan

Radar  Leads Property Service Indonesia (Leads Property merekam masih adanya fenomena ruang kantor yang kosong di Jakarta pada kuartal kedua 2026/foto: landbank.co.id

Jakarta, landbank.co.id– Radar  Leads Property Service Indonesia (Leads Property merekam masih adanya fenomena ruang kantor yang kosong di Jakarta pada kuartal kedua 2026.

Dalam catatan Leads Property angka ruang kantor yang kosong bertengger di posisi 2,96 juta meter persegi (m2) atau setara sekitar 25,5 persen dari total pasokan yang tersedia saat ini, yaitu sekitar 11.7 juta m2.

Bacaan Lainnya

“Dari total ruang kosong itu mayoritas terletak di pusat kawasan bisnis (central business district/CBD) Jakarta, yakni 2 juta meter persegi,” jelas Martin Samuel Hutapea, associate director Research & Consultancy Department Leads Property menjawab pertanyaan landbank.co.id di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Selebihnya, tambah Martin, ruang kantor yang kosong itu tersebar di sejumlah lokasi di luar CBD Jakarta, termasuk di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Dia menerangkan, pada kuartal kedua 2026, tingkat keterisian (okupansi) gedung perkantoran di Jakarta menyentuh 74,5 persen.

“Pada kuartal kedua 2026 jumlah permintaan tercatat seluas 31.782 meter persegi,” tutur Martin.

Baca juga: Masih Ada Celah Permintaan Ruang Kantor, Bisa Tumbuh 6 Persen

Menurut Martin, hingga akhir 2026, tingkat kekosongan ruang perkantoran akan menyusut seiring dengan adanya permintaan, yakni menjadi 2,89 juta m2.

“Hingga akhir 2026, kami memerkirakan tingkat okupansi sektor perkantoran mencapai 75,3 persen. Hal itu dikarenakan keterbatasan pasokan baru,” jelas dia.

Mengutip data Leads Property, terdapat proyek Dipo Tower 2 yang akan menambah pasokan perkantoran di Jakarta pada paruh kedua 2026.

“Permintaan naik perlahan didukung oleh tren flight-to-quality, sedangkan harga sewa diperkirakan tetap stabil karena persaingan pasar yang masih ketat, yakni Rp300.750 per meter persegi per bulan,” tutur Martin.

 

Pengalihan Fungsi

Sementara itu, Darsono Tan, managing director Leads Property, menyatakan bahwa di Jakarta terjadi tren perpindahan penyewa ke gedung perkantoran yang ramah lingkungan dan hemat energi.

Baca juga: Di tengah Bisnis Perkantoran yang Menantang, Leads Property: Ada Permintaan dari Dunia Pendidikan

Bahkan, tambah dia, ada permintaan ketersediaan mengisi batere mobil listrik (electric vehicle charging).

“Terjadi tren permintaan gedung yang ramah lingkungan atau green building serta memiliki dukungan smart office dan teknologi informasi yang memadai,” ujar Darsono.

Pos terkait