”Melalui Leyora, kami menghadirkan filosofi timeless beauty yang dipadukan dengan fine craftsmanship, sehingga setiap detail hunian dirancang untuk memberikan kenyamanan, kualitas, dan nilai jangka panjang,” kata dia, dalam keterangan tertulis yang sama.
Di Indonesia, sejak 2018, Sumitomo Forestry telah mengembangkan empat proyek perumahan di Bekasi, Bogor, Sawangan, dan Makassar, yang seluruhnya mengusung prinsip ramah lingkungan serta menerapkan standar material dan konstruksi berkualitas tinggi.
Secara global, Sumitomo Forestry Group telah membangun lebih dari 30.000 rumah setiap tahunnya di berbagai negara, termasuk Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Thailand, Vietnam, Tiongkok, dan Hong Kong.
Kosoku menerangkan, sejalan dengan komitmen global Sumitomo Forestry, proyek di kawasan Cibubur ini juga merefleksikan upaya pihaknya dalam menerapkan teknologi konstruksi hijau, mengembangkan kawasan yang harmonis dengan alam, serta mendorong transformasi menuju ekonomi rendah karbon.
Dia menambahkan, penerapan tekonologi konstruksi hijau merupakan bagian dari komitmen Sumitomo Forestry terhadap pembangunan berwawasan lingkungan di Asia Tenggara.
Baca juga: Marketing Gallery Kota Wisata Ecovia Mulai Dibangun
”Kami bangga dapat melanjutkan kolaborasi strategis bersama Sinar Mas Land untuk menghadirkan kawasan hunian premium yang tidak hanya unggul dari sisi desain, tetapi juga memberikan kualitas hidup yang lebih baik sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” kata Kosoku.
Maklum, dalam pandangan SML, preferensi masyarakat terhadap hunian premium terus berkembang.
Selain kualitas bangunan, calon pembeli kini semakin mempertimbangkan kenyamanan, privasi, ruang hijau, serta potensi nilai investasi dalam memilih tempat tinggal.
Baca juga: Dorong Hunian Berkelanjutan, Sinar Mas Land Gandeng Sumitomo Forestry Bangun Ecovia Cibubur
(*)





