Jakarta, landbank.co.id– Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya, menghadiri peluncuran Tim Dewa United Motorsports musim 2026 di Entertainment District PIK 2, Tangerang, Banten, Minggu 29 Maret 2026.
Menteri Ekraf menilai bahwa perkembangan industri motorsport saat ini mencerminkan perubahan cara kerja ekonomi kreatif yang tidak lagi sektoral, tetapi terhubung dan saling menguatkan.
“Motorsport hari ini bukan hanya soal balapan. Di balik satu mobil yang tampil di lintasan, ada rantai ekonomi yang panjang, mulai dari desain visual, produksi merchandise, aktivasi brand, hingga konten digital yang dikonsumsi publik,” ujar Menteri Ekraf pada Minggu 29 Maret 2026.
Menteri Ekraf turut melakukan hitung mundur bersama para pemangku kepentingan sebagai penanda peluncuran tim musim 2026. Menteri Ekraf menegaskan bahwa sportainment menjadi salah satu wajah baru ekonomi kreatif yang kini berperan sebagai the new engine of growth. Aktivitas yang terjadi di dalamnya mampu menciptakan multiplier effect yang nyata, dari penciptaan lapangan kerja hingga perputaran ekonomi di berbagai subsektor.
“Ketika olah raga, hiburan, dan kreativitas bertemu, dampaknya tidak berhenti di arena. Dampak tersebut meluas ke industri, komunitas, hingga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan,” tutur Teuku Riefky Harsya.
Baca juga: Kontribusi Ekraf Sentuh Rp1.500 Triliun
Suasana peluncuran memperlihatkan sportainment sebagai ruang temu pelaku industri, komunitas, dan kreator. Menteri Ekraf meninjau aktivitas seperti arena gokart dan simulasi gim virtual Formula 4, menunjukkan keterlibatan langsung dalam perkembangan industri.
Dewa United Motorsports memperluas partisipasinya ke enam divisi, mulai dari slalom, gokart mesin dan elektrik, drift, touring, sprint, hingga rally.
Langkah ini menegaskan industri motorsport Indonesia semakin terstruktur dan kompetitif, sekaligus membuka peluang bagi pelaku kreatif di modifikasi otomotif, desain livery, produksi event, dan konten digital.
Sejalan dengan itu, pemerintah mendorong modifikasi otomotif sebagai subsektor baru dalam Master Plan Ekonomi Kreatif Nasional, untuk memperkuat fondasi industri ke depan.
Baca juga: Ketika Kementerian Ekraf, Volkswagen dan IP Lokal Berkolaborasi
Chief Executive Officer (CEO) Dewa United Motorsports, Muliana Saleh, menegaskan bahwa pengembangan tim musim ini tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem motorsport Indonesia.





