Amerika Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp4,38 Miliar, US Open 2026

Amerika Serikat (AS) berencana menggelar turnamen badminton Super 300, US Open 2026 alias Amerika Terbuka 2026 sepanjang 23-28 Juni 2026/foto: bwfbadminton.com

Jakarta, landbank.co.id– Amerika Serikat (AS) berencana menggelar turnamen badminton Super 300, US Open 2026 alias Amerika Terbuka 2026 sepanjang 23-28 Juni 2026.

US Open 2026 yang merupakan rangkaian dari BWF World Tour 2026 menyediakan hadiah uang total (prize money) US$250 ribu atau setara Rp4,38 miliar dengan asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS.

Bacaan Lainnya

Mengutip laman Badminton World Federation (BWF), dua dari lima juara bertahan akan tampil dalam US Open 2026.

Mereka adalah tunggal putri Beiwen Zhang yang juga pebulu tangkis tuan rumah sebagai unggulan keempat.

Lalu, juara bertahan sektor ganda putra, Lai Po-Yu/Tsai Fu-Cheng dari Taiwan. Kali ini, pasangan tersebut tidak diunggulkan.

Baca juga: Rekap Lengkap Final Thailand Masters 2026, Adnan/Indah Juara

Masih mengutip laman BWF, sejumlah nama pebulu tangkis Indonesia juga terlihat dalam hasil drawing Amerika Terbuka 2026.

Mereka adalah ganda putri, Puspa Rosalia Damayanti/Serena Kani yang dijadwalkan akan berjumpa pasangan tuan rumah, Lauren Lam/Allison Quyinh Lee saat melakoni babak 32 besar.

Selain di nomor ganda putri, nama Serena Kani juga terlihat dalam hasil drawing di sektor ganda campuran. Ia berpasangan dengan Wirawan Ihsan Adam.

Di babak 32 besar, Wirawan Ihsan Adam/Serena Kani yang nonunggulan, dijadwalkan berjumpa utusan India, Dhruv Rawat/Maneesha K, sang unggulan ketujuh.

Hasil drawing juga memerlihatkan adanya nama Teges Satriaji Cahyo Hutomo yang akan berlaga di nomor ganda putra. Kali ini, ia berpasangan dengan pemain Malaysia, Mohd Razif Abdul Latif.

Baca juga: Hasil Lengkap Final Macau Open 2026, Devin/Faathir Runner Up

Pasangan Mohd Razif Abdul Latif/Teges Satriaji Cahyo Hutomo yang bukan unggulan dijadwalkan bertemu Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh, unggulan keempat dari Taiwan di babak 32 besar.

 

Nama Besar

Sejak Amerika Terbuka bergulir pada 1954, terdapat nama-nama pebulu tangkis besar Indonesia yang tampil sebagai juara.

Sebut saja misalnya, Taufik Hidayat pada 2009, sekaligus menjadi pebulu tangkis tunggal putra Indonesia terakhir yang menyabet gelar juara di ajang tersebut.

Baca juga: Hasil Lengkap German Open 2026, Christo Popov Juara

Sebelumnya, di nomor tunggal putra, nama-nama besar dari Indonesia lainnya juga pernah mencicipi gelar juara. Rudy Hartono pada 1969. Bahkan, Tan Joe Hok mengoleksi dua gelar, yakni pada 1959 dan 1969, serta Fung Permadi pada 1990 dan 1998.

Pos terkait