Lippo Group Hibahkan 30 Hektare Lahan Meikarta, Siap Bangun 141 Ribu Rusun Subsidi
Lippo Group menghibahkan lahan 30 hektare di Meikarta untuk pembangunan 141 ribu rumah susun subsidi. Menteri PKP menyebut langkah ini mempercepat Program 3 Juta Rumah bagi MBR. --Kementerian PKP
CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menyatakan pihaknya siap menjalankan amanah pemerintah dalam mengelola aset tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Lippo Group atas komitmennya. Hibah lahan ini akan memberikan manfaat yang sangat besar karena akan dimanfaatkan untuk pembangunan sekitar 141 ribu unit rumah susun subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Danantara siap menjalankan tugas ini sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Pendiri Lippo Group Mochtar Riady mengungkapkan keputusan menghibahkan lahan bermula dari diskusi bersama CEO Lippo Group James Riady mengenai masih besarnya kebutuhan perumahan nasional, terutama akibat keterbatasan lahan di kawasan perkotaan.
Menurutnya, setelah mengetahui salah satu hambatan utama pemerintah dalam mempercepat pembangunan perumahan adalah ketersediaan lahan, Lippo Group memutuskan memberikan kontribusi melalui hibah lahan di kawasan Meikarta.
"Beberapa bulan yang lalu James menyampaikan bahwa bangsa kita masih menghadapi kekurangan perumahan dan salah satu tantangan utamanya adalah penyediaan lahan. Kami ingin memberikan sumbangsih kepada negara melalui sektor perumahan, sehingga lahirlah komitmen untuk menghibahkan lahan Meikarta seluas 30 hektare ini," ujar Mochtar Riady.
Ia menilai sektor perumahan memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian nasional karena mampu menggerakkan berbagai industri sekaligus menciptakan lapangan kerja.
"Saya meyakini pembangunan perumahan merupakan salah satu motor penggerak ekonomi. Banyak industri yang ikut bergerak ketika sektor perumahan berkembang. Karena itu saya sangat gembira Presiden memberikan perhatian besar pada sektor ini, dan kami berharap kontribusi ini dapat membantu pemerintah menyediakan lebih banyak rumah bagi masyarakat," tutupnya.
(*)