Saraswanti Indoland Perkuat Otot Pendapatan

Saraswanti Indoland Perkuat Otot Pendapatan

Pada semester pertama 2026, bisnis jasa perhotelan (hospitality) menyumbang sekitar 82 persen terhadap total pendapatan PT Saraswanti Indoland Development Tbk-landbank.id-swid

“Sekaligus menjadi modal bagi SWID untuk terus tumbuh secara berkelanjutan,” tutur Bogat.

BACA JUGA:Kunjungan Wisman Meningkat, Bisnis Hotel Menggeliat

Kehadiran The Royal Alana juga memungkinkan Perseroan mengoptimalkan sinergi antara bisnis MICE dan akomodasi, yang selama ini sebagian kebutuhan kamarnya masih diserap oleh hotel di sekitar. 

Sementara itu, ballroom baru Innside by Melia akan memerluas kapasitas MICE dan memungkinkan hotel menangkap lebih banyak kebutuhan event berskala besar. 

Peningkatan aktivitas MICE tersebut diharapkan mendorong okupansi, average rate, dan revenue hotel, sekaligus memperkuat recurring income dan nilai portofolio hospitality SWID.

 

Pendapatan Hotel

Sementara itu, sepanjang semester pertama 2026, pendapatan jasa perhotelan SWID tercatat meningkat sekitar 16 persen bila disandingkan dengan periode sama 2025.

BACA JUGA:Agustus, Pemilik Hotel di Yogyakarta Ini Bayar Dividen Interim

Mengutip laporan keuangan Perseroan, sepanjang Januari-Juni 2026, pendapatan jasa perhotelan SWID menyentuh sekitar Rp49,93 miliar, sedangkan pada periode sama 2025 sekitar Rp43,20 miliar.

Bisnis jasa perhotelan menjadi otot SWID sepanjang enam bulan pertama 2026, yakni menyumbang sekitar 82 persen terhadap total pendapatan Perseroan.

Dalam melakoni bisnis perhotelan, per akhir Juni 2026, SWID mengusung The Alana Hotel, Yogyakarta dan Inside Hotel, Yogyakarta.

Sebaliknya, penjualan apartemen dan vila SWID melemah sekitar 69 persen, yakni dari Rp34,75 miliar menjadi sekitar Rp10,89 miliar per akhir Juni 2026.

Sementara itu, total pendapatan SWID sekitar Rp60,82 miliar sepanjang semester pertama 2026, lebih rendah disandingkan raihan pada periode sama 2025 yang bertengger di level Rp77,95 miliar.

BACA JUGA:Ciputra Bungkus Rp239,88 Miliar dari Bisnis Hotel