Optimisme Intiland Berbuah di Lini Perumahan

Sepanjang Januari-Maret 2026, PT Intiland Development Tbk mencatat pertumbuhan penjualan perumahan dibandingkan dengan periode sama 2025/foto: capture dild

Memperkuat penjualan proyek-proyek berjalan, meningkatkan kontribusi pendapatan berulang, meningkatkan nilai aset properti, dan rencana pengembangan proyek kawasan industri baru akan menjadi program prioritas yang dijalankan Perseroan.

“Berbekal pengalaman dan rekam jejak kesuksesan, kompetensi, sumber daya, dan keberagaman portofolio usaha, Perseroan tetap yakin akan mampu tumbuh dan terus berkembang pada masa depan,” papar Archied.

Bacaan Lainnya

 

Perumahan Bertumbuh

Sementara itu, sepanjang Januari-Maret 2026, Intiland yang mengusung kode saham DILD di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pertumbuhan penjualan perumahan dibandingkan dengan periode sama 2025.

Baca juga: Intiland Development Bukukan Pendapatan Rp1,69 Triliun

Mengutip laporan keuangan Perseroan, penjualan rumah Intiland tumbuh sekitar 9 persen pada tiga bulan pertama 2025 menjadi Rp121,87 miliar dari semula Rp111,51 miliar.

Penjualan rumah menjadi penyumbang ketiga terbesar terhadap total pendapatan DILD sepanjang kuartal pertama 2026, yakni sekitar 20 persen.

Per akhir Maret 2026, penyumbang terbesar pertama adalah segmen bisnis kawasan industri, yakni Rp227,37 miliar atau setara sekitar 37 persen.

Di posisi kedua, datang dari pendapatan usaha fasilitas yang tercatat sebesar Rp124,12 miliar setara sekitar 20 persen.

Pada kuartal pertama 2026, total pendapatan Intiland tercatat sebesar Rp619,78 miliar, lebih rendah sekitar 3 persen disandingkan dengan periode sama 2025 yang sebesar Rp640,76 miliar.

Baca juga: Ada Bebas BPHTB dalam Hot Summer Sale Intiland

Sementara itu, laba bersih Intiland per akhir Maret 2026 turun sekitar 47 persen menjadi Rp16,43 miliar dari semula Rp30,25 miliar.

 

(*)

Pos terkait