SLIK OJK Diharapkan Akselerasi Rumah Subsidi

Keberadaaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan mengakselerasi penyaluran rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)/foto: pkp.go.id

Sebagai langkah konkret, OJK akan mempercepat pembaruan data dalam sistem SLIK, di mana status kredit debitur yang telah diselesaikan ditargetkan dapat ter-update maksimal dalam waktu tiga hari (H+3).

Selain itu, OJK juga tengah menyiapkan kebijakan lanjutan, termasuk pengaturan terkait threshold SLIK.

Bacaan Lainnya

OJK juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BP Tapera, serta membentuk satuan tugas (satgas) untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pengajuan KPR subsidi.

Baca juga: Begini Cara Cek SLIK OJK Secara Online yang Mudah dan Gratis

Sebagai tindak lanjut, Kementerian PKP bersama OJK akan terus memperkuat koordinasi dengan perbankan dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap rumah subsidi secara lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran.

Tahun 2026, kuota rumah subsidi berskema FLPP ditargetkan sebanyak 350 ribu unit, sedangkan setahun sebelumnya realisasi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP sebanyak 278.868 unit.

KPR FLPP hadir untuk pembelian rumah pertama MBR dan merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah yang digulirkan oleh pemerintah.

Baca juga: Pemerintah Ajak OJK dan Perbankan Cari Solusi Terkait SLIK yang Hambat Kepemilikan Rumah

(*)

Pos terkait