BP Tapera Siapkan Jurus Menjemput Bola

BP Tapera Siapkan Jurus Menjemput Bola

Dia menjelaskan, hingga saat ini Bank Nobu telah bekerja sama dengan 100 proyek perumahan yang berlokasi dari Palembang hingga Manado dengan skema KPR komersial.

 

Optimistis Terserap

Sementara itu, Heru optimistis target penyaluran KPR FLPP sebanyak 350 ribu unit pada 2025 akan terserap oleh masyarakat.

“Kami optimistis kuota KPR FLPP 350 ribu dapat terserap,” tegas Heru kepada landbank.co.id di Jakarta, baru-baru ini.

Dia menerangkan, dalam mewujudkan target tersebut pihaknya akan agresif menjemput bola.

“Kami akan masuk ke perusahaan-perusahaan yang jumlah karyawannya lebih dari 1.000 orang,” tutur Heru.

Menurut Heru, upaya menjemput bola ke segmen potensial seperti pekerja swasta itu dilakukan bersama asosiasi pengembang dan para bank penyalur KPR FLPP.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perusahaan industri manufaktur skala menengah dan besar di Indonesia pada 2024 adalah sebanyak 31.795 usaha atau perusahaan.

Di sisi lain, tambah dia, dalam mewujudkan target tersebut sangat penting membangun soliditas tim dan integritas serta kompetensi sumber daya manusia (SDM) di BP Tapera.

“Setiap pegawai punya kontribusi penting. Target lembaga adalah target kita bersama. Kita harus kerja sama lintas unit dengan penuh integritas. Karena tugas kita bukan hanya administratif, tapi membantu masyarakat memiliki rumah, membangun harapan baru,” tegas Heru dilansir laman BP Tapera, Selasa, 5 Agustus 2025.

Baca juga: Rekam Jejak KPR FLPP 10 Tahun Terakhir

Sepanjang 15 tahun terakhir, tahun 2011-2025, kuota FLPP tahun 2025 merupakan angka yang tertinggi.

“Total target Pembangunan rumah untuk MBR tahun 2025 dinaikkan dari 220 ribu unit rumah menjadi 350 ribu unit rumah,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Pengumuman Hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III di Jakarta, Senin, 28 Juli 2025.