Manajemen INPP Ungkap di Balik Rajin Tebar Dividen
Pembagian dividen interim merupakan bentuk apresiasi PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atas kepercayaan pemegang saham, sekaligus bukti nyata kinerja solid Perseroan-landbank.id-inpp
Disiplin pengelolaan keuangan dan efisiensi operasional turut mendongkrak EBITDA menjadi Rp265,12 miliar atau tumbuh 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
BACA JUGA:Agustus, Pemilik Hotel di Yogyakarta Ini Bayar Dividen Interim
Guna menjaga pertumbuhan jangka panjang, INPP terus memperkuat fondasi bisnis di segmen hospitality dan komersial.
Langkah strategis ini direalisasikan melalui pengoperasian 23 Semarang Shopping Center tahun ini, serta rencana ekspansi proyek komersial 88 Plaza di Balikpapan.
Ke depan, INPP menargetkan untuk mempertahankan kontribusi recurring income di kisaran 70 persen
Konsistensi strategi dan penguatan fundamental bisnis ini juga mendapatkan pengakuan dari lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), yang mempertahankan peringkat INPP pada level idA- dengan prospek stabil.
BACA JUGA:REAL Kembali Tebar Dividen Tunai
Peringkat tersebut mencerminkan kuatnya kontribusi pendapatan berulang Perseroan, didukung posisi pasar yang baik, kualitas aset yang solid, serta kekuatan jaringan dan merek hotel yang dikelola INPP. Hal ini semakin menegaskan posisi Perseroan dalam membangun bisnis yang resilien sekaligus berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
Rajin Tebar Dividen
Sementara itu, sejak masuk BEI pada 2004, INPP tercatat sudah beberapa kali menggulirkan dividen kepada para pemegang sahamnya, walau sempat puasa sepanjang 2021-2023.
Dari data yang dihimpun landbank.co.id, pada 2026, Paradise Indonesia menebar dividen tahunan Rp1,5 per saham. Lalu, pada 2018, juga membagikan dividen tahunan Rp1,5 per saham.
Setahun kemudian, yakni pada 2019, membayarkan dividen tahunan Rp1,0 per saham, namun melejit menjadi Rp4,5 per saham pada 2020.
BACA JUGA:Rekam Jejak Dividen Tunai CTRA, Lima Tahun Tak Henti
Pembagian dividen tahunan berlanjut pada 2025, yakni Rp6 per saham. Dalam tahun yang sama, INPP membayarkan dividen interim Rp5,0 per saham.