Strategi 2026 Pakuwon Jati Mulai Berbuah

Strategi 2026 Pakuwon Jati Mulai Berbuah

Di segmen residensial, Perseroan akan memanfaatkan peluang dari insentif pemerintah seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) melalui pengembangan produk hunian dan komersial yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Sementara itu, di segmen perkantoran dan hospitality, Perseroan akan memperkuat fleksibilitas penawaran ruang dan fokus pada segmen korporasi serta MICE untuk menangkap potensi permintaan yang terus berkembang.

Perseroan juga akan mempercepat modernisasi aset dan pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan.

Baca juga: Laba Bersih dan Pendapatan Pakuwon Jati Bertumbuh

“Dengan strategi ekspansi selektif, peningkatan daya saing aset, serta pengelolaan risiko yang disiplin, Perseroan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan di tahun 2026,” jelas Stefanus Ridwan.

Per akhir Maret 2026, para pemegang saham PWON terdiri atas PT Pakuwon Arthaniaga sebesar 68,68 persen, dan PT Artisan Surya Kreasi 0,03 persen.

Selain itu, pemegang saham perusahaan yang didirikan pada 1982 ini adalah Alexander Tedja sebesar 0,02 persen, PT Pakuwon Darma 0,01 persen, Wong Boon Siew Ivy 0,00 persen, Richard Adisastra 0,00 persen, dan masyarakat 31,26 persen.

Baca juga: Laba Bersih dan Pendapatan Pakuwon Jati Bertumbuh

(*)