Dari Aceh Berkumandang Arsitektur Mitigasi Bencana

Dari Aceh Berkumandang Arsitektur Mitigasi Bencana

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, menegaskan bahwa ketangguhan harus menjadi bagian integral dalam ekosistem arsitektur nasional, tidak hanya sebatas konsep desain semata.

Resilience bukan hanya konsep desain, tetapi harus menjadi kerangka kebijakan, kerangka bisnis, dan kerangka praktik profesional. Ke depan, kita membutuhkan arsitek yang tidak hanya responsif terhadap bencana, tetapi mampu mengantisipasi, merancang sistem, dan menciptakan nilai ekonomi dari solusi ketahanan itu sendiri,” kata Yuke Sri Rahayu, Sabtu 18 April 2026.

Dia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pendekatan baru dalam praktik arsitektur di Indonesia yang lebih strategis dan berdampak luas terhadap pembangunan nasional maupun regional.

Baca juga: IAI Umumkan Syarat Khusus Seleksi Calon Anggota Panel: Wajib Profesional dan Berpengalaman

Workshop ini harus menjadi titik awal untuk melahirkan pendekatan baru di mana arsitektur menjadi bagian dari solusi strategis pembangunan nasional dan regional. Akhirnya, saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini,” tambahnya.

 

(*)