Leads Property Ungkap Empat Negara yang Incar Lahan Industri

Leads Property Ungkap Empat Negara yang Incar Lahan Industri

“Penjualan lahan didominasi oleh wilayah Bekasi dan Karawang,” terang dia.

Dia menjelaskan, industri data center, manufaktur alat tulis (stationary). logistik, dan consumer goods masih menjadi kontributor utama permintaan pada kuartal pertama 2025.

Dalam catatan Leads Property, total pasokan lahan industri di Jakarta dan sekitarnya per akhir Maret 2025 seluas 13,8 ribu hektare, dengan lebih dari 70 persen terkonsentrasi di timur Jakarta.

“Rata–rata harga jual lahan industri di Jakarta dan sekitarnya pada kuartal pertama 2025 sebesar Rp2,9 juta/m2, mengalami kenaikan sebesar 0,7 persen dari kuartal sebelumnya,” ujar Martin.

Dia menambahkan, tingkat penjualan periode kuartal pertama 2025, meningkat sebesar 0,21 poin menjadi 91 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Terkait masih tingginya permintaan lahan dari industri data center pernah diungkapkan oleh manajemen PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS).

“Pada kuartal pertama tahun 2025 ini Perseroan berhasil menjual 14,2 hektar lahan industrinya,” kata Tondy Suwanto, direktur & Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, beberapa waktu lalu.

“Di samping itu, terdapat juga penjualan pada segmen hunian,” tambah dia.

Pada kuartal pertama tahun 2025 ini, sektor data center masih menjadi mayoritas pada penjualan lahan industri Perseroan.

Baca juga: Peluang Kawasan Industri Indonesia, Colliers: Cukup Besar

“Penjualan lahan industri pada awal tahun 2025 ini didominasi oleh sektor data center, yaitu sekitar 86 persen,” kata Tondy Suwanto.

Lebih lanjut, Tondy Suwanto mengatakan bahwa masih ada permintaan lahan industri sekitar 80 hektare.

“Dengan adanya permintaan lahan industri yang cukup tinggi serta pencapaian awal tahun 2025 yang cukup baik, maka Perseroan optimistis dapat mencapai target prapenjualan tahun 2025 yaitu sebesar Rp1,81 triliun,” kata Tondy Suwanto.

 

Berikut ini komposisi lahan industri Jakarta dan sekitarnya: