Berkenalan Lebih Dekat dengan Mobil Listrik Wuling
Jakarta, landbank.co.id– PT SGMW Motor Indonesia atau SAIC General Motors Wuling Motor Indonesia (Wuling Motors) memulai operasinya dengan membangun pabrik pertamanya di Greenland International Industrial Center (GIIC) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada 20 Agustus 2015.
Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 600.000 m2 itu termasuk Supplier Park, dibangun oleh Wuling Motors untuk produksi dan manufaktur mobil di Indonesia dan untuk mendirikan basis ekspor untuk Asia Tenggara.
Mengutip laman wuling.id, pada 11 Juli 2017, pabrik Wuling Motors itu resmi mulai beroperasi untuk produksi massal.
Di Indonesia, produsen otomotif itu menggulirkan sejumlah mobil listrik, kendaraan yang beroperasi menggunakan motor listrik, mengandalkan tenaga dari baterai atau sumber energi penyimpan lainnya.
Di Indonesia, Wuling turut ambil bagian dalam mengembangkan mobil listrik. Wuling secara resmi memperkenalkan Air ev sebagai produk mobil listrik pertamanya di Indonesia dalam acara GIIAS 2022. Pada tahun 2023, Wuling meluncurkan kembali mobil listriknya yang diberi nama BinguoEV.
Deretan Mobil Listrik Wuling
Mengutip laman wuling.id, di dalam kegiatan operasionalnya di Indonesia, memasarkan beberapa mobil listrik beserta variannya. Deretan mobil listrik Wuling yang dimaksud, seperti: Air ev dengan varian Short Range, Long Range, serta Lite, dan BinguoEV dengan varian model 333km dan 410km.
Biaya Perawatan Mobil Listrik Wuling
Biaya perawatan mobil listrik dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis mobil, kebiasaan berkendara, dan biaya layanan yang berlaku di daerah tinggal Anda. Biaya pengisian daya dan merawat mobil listrik lebih ekonomis daripada mobil konvensional. Hal ini karena mobil listrik Wuling hanya memerlukan penggantian pada tiga komponen, seperti oli gardan, filter AC, dan minyak rem.
Di sisi lain, untuk mobil konvensional, penting untuk melakukan penggantian pada 10 komponen, termasuk penggantian oli mesin, filter oli, filter bensin, filter udara, busi, radiator coolant, oli transmisi, oli gardan, minyak rem, dan filter AC.
Sebagai hasilnya, meskipun mobil listrik memiliki investasi awal yang sedikit lebih tinggi, namun dalam jangka panjang, biaya perawatan mobil listrik cenderung lebih hemat dibandingkan dengan mobil konvensional.