Di sektor ganda, juara pertama mengantongi US$107.300 dengan point gained 12.000. Kemudian runner up mendapat hadiah uang US$50.750 dan point gained 10.200, sedangkan para runner up diberi US$20.300 dan 8.400 point gained.
Begitu berartinya hadiah point dari turnamen Super 1000 itu tercermin dari ranking dunia saat ini.
Sebagai gambaran, saat ini, peringkat satu dunia nomor tunggal putra, yaitu Shi Yu Qi dari China, mengantongi 108.905 point.
Artinya, jika seorang pebulu tangkis mampu menyabet empat gelar juara di Super 1000, ia sudah punya modal 48.000 point. Modal itu praktis membuatnya mulus untuk masuk jajaran elit pebulu tangkis dunia.
Baca juga: Rekap Lengkap Final China Open 2025, Fajar/Fikri Juara
Tentu tak mudah menyabet seluruh gelar juara di kancah Super 1000. Sekelas Shi Yu Qi saja pada 2025 hanya mampu membungkus empat gelar, yakni di Malaysia Open, All England, dan China Open.
Maklum, di Indonesia Open 2025, sang juaranya adalah Anders Antonsen dari Denmark yang saat ini menempati ranking ketiga dunia berbekal 95.455 point dari 17 turnamen yang ia lakoni.
Begitu juga dengan An Se Young, sang Ratu Bulu Tangkis Dunia yang sulit digoyah dari peringkat pertama.
Pebulu tangkis Korea itu pada 2025 mirip dengan Shi Yu Qi, yakni menggondol tiga gelar juara Super 1000. Bedanya, ia mengoleksinya dari Malaysia Open, All England, dan Indonesia Open.
Baca juga: Hasil Lengkap Final Indonesia Open 2025, Sabar/Reza Runner Up
Kini, An Se Young yang baru saja menyabet gelar juara KFF Singapore Open 2026 level Super 750 itu menempati ranking pertama dunia berbekal 117.787 point dari 17 kejuaraan yang diikutinya.
Berbeda lima turnamen bila dibandingkan dengan torehan Shi Yu Qi yang mengoleksi point dari 12 kejuaraan.
Mengutip laman BWF, kedua peringkat satu dunia di nomor tunggal putra dan putri itu dijadwalkan akan tampil dalam Polytron Indonesia Open 2026 yang akan bergulir di Istora, Senayan, Jakarta tersebut.
Tak hanya mereka, peringkat satu dunia di nomor ganda putra, yakni Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea juga dikabarkan akan tampil.
Begitu juga dengan ranking satu di nomor ganda putri, Liu Sheng Shu/Tan Ning dari China, serta peringkat satu ganda campuran, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, juga dari China.
Baca juga: Daftar Lengkap BWF World Tour 2026, Total Hadiah Rp380 Miliar
Selaku tuan rumah, Indonesia juga dikabarkan akan menurunkan para pemain-pemain terbaiknya seperti ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sang peringkat ketiga dunia.
Lalu, tunggal putra Jonatan Christie (ranking keempat dunia), Putri Kusuma Wardani (ranking keenam dunia nomor tunggal putri), dan ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (peringkat kesembilan dunia).
(*)





