Landbank.co.id
Beranda Komersial AKR Corporindo Sebut Investor Tiongkok Pesan Lahan di KEK JIIPE

AKR Corporindo Sebut Investor Tiongkok Pesan Lahan di KEK JIIPE

Manajemen PT AKR Corporindo Tbk menyatakan, ada investor asal Tiongkok yang berbasis di Hong Kong memesan lahan kepada anak usaha perseroan/foto: akar.co.id

Jakarta, landbank.co.id– Manajemen PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menyatakan bahwa ada investor asal Tiongkok yang berbasis di Hong Kong memesan lahan kepada anak usaha perseroan.

Isyarat pemesanan lahan itu muncul dalam keterbukaan PT AKR Corporindo Tbk yang dilihat landbank.co.id, Rabu, 18 Oktober 2023.

“Pada tanggal 13 Oktober 2023, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), anak perusahaan perseroan menandatangani letter of commitment dengan salah satu investor Tiongkok yang berbasis di Hong Kong,” papar Haryanto Adikoesoemo, presiden direktur PT AKR Corporindo Tbk dalam keterbukaan informasi. Selasa, 17 Oktober 2023.

Haryanto Adikoesoemo menambahkan, investor tersebut memesan sebidang lahan di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK JIIPE) Gresik yang akan digunakan untuk mengembangkan produk energi baru.

Dia menjelaskan, transaksi ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Bapepam & LK No IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.

Baca Juga:  Bisnis Kawasan Industri Tulang Punggung Puradelta Lestari, Raup Rp736 Miliar

Selain itu, bukan pula merupakan suatu Transaksi Afiliasi atau Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Bapepam & LK No IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu.

Mengutip laman akr.co.id, Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) adalah kawasan terintegrasi di Indonesia yang memiliki total area sebesar 3.000 hektare.

Area ini terdiri atas kawasan industri, permukiman, logistik, tempat rekreasi, dan pelabuhan. Lokasinya yang terletak di Gresik membuat JIIPE menjadi pusat industri paling strategis di Indonesia.

Dengan wilayah pembangunan sebesar 1.761 hektare untuk kawasan industri, 400 hektare untuk pelabuhan, dan 800 hektare untuk pemukiman, JIIPE menawarkan 3 cara transportasi yang dapat menjangkau pasar domestik dan internasional, yaitu pelabuhan laut dalam, via tol Manyar (jarak 3,5km), dan via jalan tol langsung pada tahun 2020 mendatang.

Halaman: 1 2

Iklan