Landbank.co.id
Beranda Residensial Tujuh Tahapan untuk Memulai Bisnis Developer Perumahan

Tujuh Tahapan untuk Memulai Bisnis Developer Perumahan

Kesempatan untuk menjadi developer perumahan masih terbuka lebar di Indonesia, termasuk bagi generasi milenial/foto: btn

Jakarta, landbank.co.id– Kesempatan menjadi developer perumahan masih terbuka lebar di Indonesia, termasuk bagi generasi milenial.

Terbukanya kesempatan generasi milenial menjadi developer perumahan seiring dengan masih tingginya backlog hunian, yakni sebesar 12,7 juta unit.

Untuk menjadi developer perumahan di Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa tahapan agar mencapai kesuksesan.

Hal itu dilontarkan Ketua Umum HIPMI Palembang Indra Rusadi Harahap dalam Pelatihan Developer Milenial bertajuk Mewujudkan Mimpi Menjadi Developer Milenial besutan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) di Hotel Aston Palembang, Sumatera Selatan, Jumat, 24 November 2023.

Indra Rusadi Harahap mengatakan bahwa peran BTN dalam mencetak para pengusaha muda menjadi developer andal sangatlah besar.

Menurut dia, banyak fasilitas permodalan dari BTN yang bisa dimanfaatkan oleh generasi milenial untuk bisa merintis bisnis properti seperti yang dia lakukan saat ini.

Indra menyarankan kepada generasi milenial yang ingin memulai bisnis properti untuk menggarap pasar mini kavling siap bangun yang lebih kecil risikonya.

Dia pun membagikan tujuh tahapan untuk memulai bisnis developer perumahan tersebut.

Pertama, Indra menyarankan agar developer mencari lahan kosong dengan luas kurang dari 1.000 meter persegi dan status surat  tanah bukan SHM.

Tahapan kedua, setting jalan dan kavling ukuran kurang dari 100 meter persegi. Selanjutnya, mencari gambar rumah yang bagus di internet sebagai referensi.

Baca Juga:  Penjualan Rumah Repower Asia Indonesia Melonjak 63%

Kemudian tetapkan harga rumah terjangkau dengan bentuk rumah bebas sesuai keinginan pembeli. “Tahapan selanjutnya pasarkan secara massif. Jika terjual baru bangun,” papar Indra dalam siaran pers Pelatihan Developer Milenial yang dilihat landbank.co.id, Selasa, 28 November 2023.

Terkait fasilitas permodalan perumahaan yang disediakan oleh BTN, Kepala Cabang BTN Palembang, Untung Surapati menjelaskan bahwa BTN sendiri memiliki tiga jenis kredit yang besarnya disesuaikan skala bisnis dari masing-masing developer.

Adapun fasilitas kredit tersebut yakni KUMKM Modal Kerja Konstruksi yang diberikan kepada pengembang untuk membantu modal kerja pembiayaan pembangunan horizontal (rumah tinggal, ruko, rumah kantor, kios dan sejenisnya).

“Untuk KUMKM Modal Kerja Konstruksi maksimal kredit yang diberikan mencapai 80 persen dari RAB konstruksi yang akan dibangun,” ujar Untung.

Sementara, fasilitas kredit lainnya, kata Untung, adalah Kredit Pemilikan Lahan (KPL). “Fasilitas ini diberikan BTN kepada developer untuk membeli lahan yang akan dipergunakan untuk membangun rumah subsidi yang pembangunannya menggunakan fasilitas kredit konstruksi BTN,” jelasnya.

Sedangkan untuk milenial yang ingin terjun ke bisnis properti dengan memulainya dari subkontraktor, bisa memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Halaman: 1 2

Iklan