BTN Siapkan KPR 40 Tahun Bunga 6% untuk Hunian Manggarai
--BTN
Jakarta, landbank.co.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi dengan tenor hingga 40 tahun dan suku bunga 6% tetap hingga lunas untuk Hunian Manggarai, Jakarta.
Skema tersebut disiapkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian vertikal terjangkau di kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan salah satu simpul transportasi publik utama Jakarta.
Hunian Manggarai dikembangkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Properti. Proyek tersebut direncanakan menghadirkan 3.784 unit hunian yang tersebar dalam delapan tower di atas lahan sekitar 2,2 hektare.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, skema pembiayaan jangka panjang tersebut dirancang agar masyarakat dapat memiliki hunian di tengah kota dengan cicilan lebih terjangkau sekaligus mendapatkan kepastian suku bunga.
“Memang mandat kita mengurus rumah rakyat. Skema KPR-nya ini kita coba yang 40 tahun dengan bunga 6% sampai lunas. Jadi bunganya tidak akan berubah,” ujar Nixon di sela groundbreaking Hunian Manggarai di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Bersamaan dengan groundbreaking, BTN dan PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Hunian Manggarai.
PKS tersebut ditandatangani Nixon bersama Direktur Utama KAI Properti Mohamad Ramdany. Kerja sama ini melanjutkan kolaborasi BTN dan KAI yang sebelumnya telah dirintis melalui Nota Kesepahaman.
Kerja sama mencakup pengembangan skema pembiayaan, penyediaan layanan perbankan dan transaksi, pemasaran bersama, serta dukungan akses pembiayaan bagi konsumen.
BTN juga menyiapkan balé by BTN sebagai salah satu kanal untuk pendaftaran minat dan pembayaran Nomor Urut Pemesanan (NUP) Hunian Manggarai.
Harga Hunian Dijaga di Bawah Rp600 Juta
Nixon mengatakan, daya tarik Hunian Manggarai terletak pada kombinasi antara harga yang terjangkau dan lokasi strategis di pusat Jakarta yang dekat dengan jaringan transportasi publik.
BTN akan menjaga harga hunian tersebut berada di bawah Rp600 juta dan menyediakan dukungan subsidi suku bunga bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.
“Tengah Jakarta, dekat transportasi, harga kita jagain di bawah Rp600 juta. Dapat subsidi suku bunga,” kata Nixon.
BTN juga akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan dengan menyesuaikan proses pembelian dengan perkembangan pembangunan proyek. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perlindungan bagi konsumen.
Sementara itu, pembahasan mengenai pembiayaan konstruksi kepada KAI Properti masih berlangsung.