Setelah Agung Podomoro, Giliran Paramount Digandeng Perumnas

Setelah Agung Podomoro, Giliran Paramount Digandeng Perumnas

Perum Perumnas terus menggulirkan kolaborasi guna mengembangkan kawasan hunian sekaligus mengoptimalkan potensi aset-landbank.id-

Melalui Nota Kesepahaman ini, Perumnas dan PT Paramount Enterprise International akan menjajaki skema kerja sama pengembangan kawasan hunian tapak, termasuk potensi Kerja Sama Operasional (KSO), pada sejumlah proyek strategis Perumnas seperti Maros, Parayasa, dan Maja.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang masuknya investasi dari berbagai mitra strategis, sehingga pengembangan kawasan hunian dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan. 

Kerja sama antara Perum Perumnas dan PT Paramount Enterprise International dalam pengembangan kawasan hunian tersebut ditargetkan akan menghasilkan lebih dari 14.000 unit hunian pada lahan seluas lebih dari 200 hektare yang tersebar ke dalam tiga lokasi proyek strategis Perumnas.

Pengembangan kawasan hunian pada lokasi proyek strategis Perumnas merupakan salah satu pendekatan penting dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah. 

Optimalisasi lahan yang berada di kawasan perkotaan strategis memungkinkan penyediaan hunian dilakukan dengan memanfaatkan infrastruktur dan konektivitas yang telah tersedia, sekaligus membuka peluang terciptanya kawasan hunian yang lebih produktif.

BACA JUGA:Perumnas dan KAI akan Integrasikan Stasiun KRL dengan Samesta Parayasa

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memercepat pengembangan aset, meningkatkan kapasitas penyediaan hunian rakyat, serta mendukung terciptanya kawasan hunian yang berkelanjutan. 

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Perumnas untuk menjaga keseimbangan antara mandat mengembangkan hunian rakyat dan keberlanjutan bisnis, dengan tetap menempatkan penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai bagian penting dalam setiap pengembangan kawasan.

 

Gandeng Agung Podomoro

Sebelumnya, pada Agustus 2026, Perumnas menggandeng PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) untuk Proyek Revitalisasi Rumah Susun Klender, Jakarta Timur. 

Kolaborasi tersebut diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan oleh Plt. Direktur Utama Perum Perumnas, Imelda Alini Pohan bersama President Director PT Agung Podomoro Land Tbk, Bacelius Ruru.

BACA JUGA:Agung Podomoro Land Raup Rp537,40 Miliar dari Penjualan Rumah

Sinergi ini menjadi bagian dari komitmen Perumnas dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau dan berkualitas di kawasan perkotaan. Di tengah semakin terbatasnya lahan di kota-kota besar, revitalisasi kawasan hunian eksisting menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas permukiman sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset negara agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Rumah Susun Klender merupakan salah satu aset strategis Perumnas yang telah menjadi tempat tinggal masyarakat selama puluhan tahun. Berlokasi di kawasan yang terhubung dengan jaringan transportasi massal dan berbagai fasilitas publik, kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi hunian vertikal berbasis TOD.