Paradise Indonesia Raih Penjualan Properti Nyaris Rp328 Miliar

Paradise Indonesia Raih Penjualan Properti Nyaris Rp328 Miliar

Baca juga: INPP Anggarkan Capex Rp1 Triliun

Kontribusi dari ekspansi ini diperkirakan mulai memberikan dampak positif terhadap recurring income pada paruh kedua tahun 2025 dari sisi komersial.

 

Recurring Income

Memasuki semester kedua 2025, Paradise Indonesia menargetkan penyelesaian sejumlah proyek strategis yang akan memperkuat kontribusi pendapatan berulang (recurring income).

Salah satunya adalah proyek serviced apartment Antasari Place Citadines yang direncanakan mulai beroperasi dalam waktu dekat dan turut mendukung pertumbuhan pendapatan berulang.

Kontribusi dari kedua proyek tersebut, Perseroan optimistis dapat menjaga komposisi recurring income di kisaran 70 persen hingga akhir tahun.

Ke depan, Paradise Indonesia tengah menyelesaikan pembangunan proyek pusat perbelanjaan 23 Semarang yang ditargetkan rampung pada awal 2026.

Selain itu, Paradise Indonesia juga merencanakan pengembangan Antasari Place Tower 2 yang kemungkinan akan dilengkapi dengan unit SOHO (Small Office Home Office), guna menciptakan ekosistem properti terintegrasi mencakup hunian apartemen, serviced apartment, area komersial, dan perkantoran.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan, Paradise Indonesia terus memperluas portofolio propertinya, termasuk melalui pengembangan proyek baru dengan konsep inovatif yang akan dikembangkan di Balikpapan.

 

Laba Melonjak

Sementara itu, seiring dengan melonjaknya pendapatan, laba bersih Paradise Indonesia juga meningkat signifikan sekitar 58 persen sepanjang semester pertama 2025.

Baca juga: Terapkan Strategi Ini, INPP Berharap Recurring Income Setor 70 Persen

Mengutip laporan keuangan Perseroan, INPP membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk atau laba bersih sebesar Rp443,19 miliar.