Legitnya Penjualan Apartemen Megapolitan Development Kuartal Pertama 2025
EMDE membukukan penurunan liabilitas dalam periode tiga bulan pertama 2025, yakni menjadi Rp1,25 triliun, sedangkan akhir 2024 masih di level Rp1,86 triliun.
Ekuitas EMDE terlihat meningkat. Per akhir Desember 2024 di angka Rp1,87 triliun, kini, per akhir Maret 2025 sebesar Rp2,20 triliun.
Pemulihan Properti
Sementara itu, Megapolitan Development melihat sinyal kuat pemilihan sektor properti pada 2025.
“Meskipun sektor properti sepanjang 2024 masih menunjukkan kelesuan akibat dinamika politik dan penurunan daya beli masyarakat, kami melihat adanya sinyal pemulihan yang semakin kuat untuk tahun 2025,” urai manajemen PT Megapolitan Development Tbk dalam Laporan Tahunan & Keberlanjutan 2024 dikutip Selasa, 29 April 2025.
Manajemen EMDE mengaku bahwa optimisme ini didorong oleh beberapa faktor seperti adanya fokus strategis nasional Pemerintah Indonesia yang menetapkan target ambisius pertumbuhan ekonomi menuju 7 persen hingga 8 persen dalam rangka mencapai visi Indonesia Emas 2045 yang diharapkan akan mampu membawa angin segar bagi kondisi perekonomian Indonesia.
Selain itu, kata manajemen EMDE, pihaknya juga optimistis akan proyeksi siklus properti nasional yang mulai bangkit setelah periode stagnasi cukup panjang.
Hal ini seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi jangka panjang dan kebutuhan akan hunian.
Hal ini juga didukung oleh upaya Pemerintah Indonesia terhadap sektor properti seperti adanya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas pembelian properti dan suku bunga yang relatif stabil. Hal ini diharapkan akan menjadi katalis pemulihan pasar.
“Dari sisi internal, Perseroan telah menyiapkan proyek proyek baru yang akan diluncurkan tahun 2025,” urai manajemen EMDE.
Inisiatif ini juga diyakini akan mampu meningkatkan daya saing serta memperkuat kinerja keuangan Perseroan secara berkelanjutan.
Selanjutnya, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, Perseroan secara aktif mencari prospek untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak ketiga, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Baca juga: EMDE Raih Penjualan Tanah Rp1,23 Triliun
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan skala pengembangan proyek yang potensial serta memperkuat eksistensi Perseroan di kawasan dengan potensi pasar yang masih sangat besar.