Pendapatan Sewa Gudang Mega Manunggal Property Bertumbuh

PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) meraih pertumbuhan pendapatan sekitar 4 persen pada 2025 disandingkan dengan setahun sebelumnya/foto: capture mmlp

Sementara itu, September 2025, PT Saka Industrial Arjaya (SIA) adalah entitas induk dari MMLP dan entitas anaknya.

“SIA dikendalikan oleh PT Astra International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia, sementara perusahaan induk utamanya adalah Jardine Matheson Holdings Limited, perusahaan yang didirikan di Bermuda,” dikutip dari laporan keuangan MMLP.

Bacaan Lainnya

Per akhir Desember 2025, pemegang saham MMLP terdiri atas PT Saka Industrial Arjaya sebesar 91,44 persen dan masyarakat 8,56 persen.

 

Performa Kuat

Sementara itu, Farazia Basarah, country head and head of Logistics & Industrial JLL Indonesia mengatakan bahwa sektor pergudangan modern di Jabodetabek menunjukkan performa yang kuat hingga triwulan keempat 2025, dengan penyerapan mencapai hampir 490.000 meter persegi (m2) sepanjang tahun, melampaui rekor sebelumnya pada 2023.

Dalam catatan JLL Indonesia, sebagian besar permintaan terfokus pada koridor timur, yang tetap menjadi area yang paling diminati, sementara permintaan terbatas terjadi di Bogor.

Baca juga: Sewa Kantor dan Gudang Stabil, Laba MMLP Melejit

“Performa positif ini tercermin dari peningkatan tingkat hunian 90 persen pada triwulan pertama menjadi 96 persen pada triwulan keempat 2025,” jelas dia, baru-baru ini.

Dia menambahkan, aktivitas pasar didominasi oleh investasi Tiongkok yang didorong permintaan manufaktur yang kuat.

“Lonjakan permintaan dari perusahaan-perusahaan Tiongkok merupakan perkembangan strategis yang tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di seluruh kawasan Asia Tenggara,” tambah Farazia Basarah.

Dia menerangkan, permintaan utama berasal dari sektor elektronik, otomotif, serta makanan dan minuman.

Baca juga: Laba Bersih MMLP Melejit

Dari aspek harga, jelasnya, pertumbuhan sewa berlanjut secara moderat, dengan proyek-proyek premium yang memiliki spesifikasi unggulan, lokasi strategis, dan fleksibilitas mampu menetapkan harga premium.

“Sektor pergudangan modern Jabodetabek tetap menunjukkan performa yang positif yang didukung oleh investasi asing langsung, terutama dari Tiongkok,” kata Farazia Basarah.

 

(*)

Pos terkait