Site icon Landbank.co.id

Pembangunan Tiga Rusun di Papua Barat Daya Ditargetkan Rampung Pertengahan 2025

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR) menargetkan Pembangunan tiga rumah susun (rusun) di Papua Barat Daya rampung pertengahan 2025./foto: kementerian pupr

Jakarta, landbank.co.id– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR) menargetkan Pembangunan tiga rumah susun (rusun) di Papua Barat Daya rampung pertengahan 2025.

Kehadiran tiga rusun besutan Kementerian PUPR untuk aparatur lipil negara (ASN) dan TNI AL di Provinsi Papua Barat Daya itu diharapkan mampu mendorong pengembangan Infrastruktur wilayah yang menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut.

Pembangunan hunian ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan Kementerian PUPR agar pelayanan publik pemerintahan Provinsi yang baru terbentuk itu dapat segera berjalan sekaligus menjadi tempat tinggal bagi para ASN dan TNI AL yang bertugas di daerah tersebut.

“Kami akan terus mendukung pengembangan Provinsi Papua Barat Daya sebagai DOB sehingga pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik. Salah satu bentuknya adalah dengan membangun Rusun untuk ASN dan TNI AL di Papua Barat Daya,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dalam siaran pers dikutip Senin, 9 September 2024.

Pernyataan Iwan Suprijanto itu dilontarkan saat melakukan Groundbreaking Pembangunan Rusun di Papua Barat Daya, Kamis, 5 September 2024.

Menurut Iwan Suprijanto, pembangunan rusun dinilai sangat penting dan akan memberikan banyak manfaat khususnya bagi ASN yang bertugas di wilayah tersebut.

Apalagi, jelas dia, lokasinya juga tidak jauh dari kawasan perkantoran dan sesuai tata ruang wilayah yang dikembangkan oleh pemerintah provinsi.

Dia mengatakan, beberapa bentuk dukungan Kementerian PUPR ke depan tidak hanya dari bangunan vertikal untuk hunian tapi juga dalam hal penyediaan air bersih, pengelolaan sampah dan konektivitas jalan sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan dengan baik dan terpadu.

“Kami berharap dengan adanya Rusun ini bisa menjadi tempat tinggal bagi ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan ASN PUPR yang bertugas di wilayah ini. Ini merupakan upaya Kementerian PUPR dalam rangka pemerataan infrastruktur di Indonesia,” tutur Iwan.

 

Kapasitas Rusun

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Papua II,  Ridwan Dibya Sudharta menerangkan, ada tiga rusun yang dibangun sebagai dukungan pembangunan infrastruktur perumahan pada DOB Provinsi Papua Barat Daya.

Pertama adalah Pembangunan Rusun ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang berlokasi di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi PBD Jalan Sorong Klamono KM 16 Distrik Klaurung, Kota Sorong.

“Lahan yang disediakan oleh Pemda seluas dua hektare disiapkan untuk dua tower sedangkan untuk tahap pertama akan dibangun satu tower rusun,” kata dia.

Dia merangkan, rusun dibangun dengan Tipe Wisma Arunika satu tower setinggi tiga lantai.

“Jumlah unit hunian 44 unit dengan tipe 36 meter persegi dengan kapasitas daya tampung 176 orang dan diperkirakan selesai dalam 300 hari kalender tahun 2025 mendatang,” katanya.

Lalu, kedua adalah Rusun ASN PUPR yang dibangun di Jalan Sungai Komundan Kelurahan Klawuyuk Distrik Sorong Timur Kota Sorong. Pembangunan Rusun dilaksanakan di atas lahan milik BWS dengandi Provinsi Papua Barat Daya luas lahan satu 6  hektar.

Berdasarkan data Balai P2P Papua II, hunian vertikal dibangun dengan tipe Wisma Arunika satu tower setinggi tiga lantai. Jumlah unit hunian 44 unit dengan tipe 36 meter persegi dengan kapasitas daya tampung 176 orang.

Selain itu, yang ketiga adalah Rusun TNI AL Sorong di Kawasan TNI AL Pasmar 3 Jalan Sorong Klamono KM 16 Distrik Klaurung Kota Sorong.

“Kontraktor pelaksananya adalah PT Nindya Karya (Persero) dan kami harap dengan tipikal Rusun yang dibangun proses pembangunan bisa selesai pada pertengahan tahun depan. Kami harap dukungan Pemda dalam pembangunan Rusun ini dan kami akan melengkapinya dengan meubelair sehingga ASN tinggal masuk membawa pakaian,” tutur dia.

Penjabat Gubernur Papua Barat Daya,  Mohammad Musa’ad menyatakan sangat mengapresiasi dukungan infrastruktur Kementerian PUPR di Papua Barat Daya.

Rusun yang dibangun nantinya digunakan sebagai tempat tinggal para ASN sehingga roda pemerintahan bisa segera berjalan.

“Kami yakin Rusun yang dibangun ini sangat bermanfaat bagi ASN apalagi fasilitasnya sudah lengkap. Sebab mereka yang pindah tugas ke Papua Barat Daya membutuhkan hunian yang nyaman dan kami yakin investasi di sektor properti di Papua Barat Daya akan terus meningkat,” ujar dia.

 

(*)

Exit mobile version