Produsen Cat Ini Realisasikan Penggunaan Dana IPO Rp5,51 Triliun
PT Avia Avian Tbk (AVIA) atau Avian Brands telah merealisasikan penggunaan dana hasil initial public offering (IPO) sekitar Rp5,51 triliun -landbank.id-
Jakarta, landbank.id- Produsen cat, PT Avia Avian Tbk (AVIA) atau Avian Brands telah merealisasikan dana hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) yang digelar pada 30 November 2021.
Manajemen emiten berkode saham AVIA itu mengaku bahwa dari IPO mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp5,77 triliun.
Setelah dipotong biaya-biaya untuk melaksanakan IPO yang sekitar Rp119,36 miliar, AVIA membungkus dana bersih kurang lebih Rp5,65 triliun.
Mengutip publikasi tertulis AVIA yang ditandatangani Kurnia Hadi Sinanto, direktur PT Avia Avian Tbk tertanggal 9 Juli 2026, sebanyak Rp2,98 triliun dari total dana bersih hasil IPO dimanfaatkan untuk modal kerja Perseroan.
Lalu, sekitar Rp565,58 miliar untuk pembelanjaan modal AVIA dan senilai Rp550,00 miliar untuk pelunasan pokok utang bank Perseroan.
BACA JUGA:Produsen Cat AVIA Bagi Dividen Tunai Rp1,36 Triliun
Dana hasil IPO juga telah dimanfaatkan AVIA untuk modal kerja PT Tirtakencana Tatawarna (Tirta) sebesar Rp950,00 miliar.
Kemudian, untuk pembelanjaan modal Tirta senilai Rp85,00 miliar dan pelunasan poko utang bank Tirta sebesar Rp380,00 miliar.
Per 30 Juni 2026, sisa dana hasil IPO AVIA tercatat sekitar Rp136,76 miliar, sedangkan target waktu penggunaan dana pada 30 Juni 2027.
Pendapatan Tumbuh
Sementara itu, pada kuartal pertama 2026, pemimpin pasar industri cat dekoratif di Indonesia ini membukukan pendapatan sebesar Rp2,3 triliun, naik Rp339 miliar atau 16,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2025.
BACA JUGA:Pendapatan AVIA Tumbuh Nyaris 9 Persen, Sentuh Rp8,1 Triliun
Pertumbuhan ini didukung oleh kinerja double-digit dari kedua segmen utama, yaitu solusi arsitektur dan barang dagangan, yang masing-masing mencatat pertumbuhan sebesar 15,7 persen dan 21,6 persen. Dalam periode yang sama, volume penjualan segmen solusi arsitektur bertumbuh sebesar 12,6 persen secara year-on-year.
Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi Perseroan yang semakin agresif dalam memperluas penetrasi pasar serta memperkuat hubungan dengan pelanggan di seluruh Indonesia.
Seiring dengan pertumbuhan tersebut, perusahaan yang didirikan pada 1978 ini juga berhasil menjaga profitabilitas yang sehat di tengah tekanan pasar.
Hingga kuartal pertama, Avian Brands membukukan laba bersih sebesar Rp503 miliar, meningkat 12,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan marjin laba bersih yang tetap kuat di level 21,3 persen.
BACA JUGA:Alasan di Balik AVIA Masuk Dextone Lemindo
Dinamika pasar global, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik, turut mendorong kenaikan harga beberapa bahan baku utama.
Menyikapi hal tersebut, Perseroan mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengamankan rantai pasok, antara lain dengan memanfaatkan hubungan jangka panjang dengan pemasok, meningkatkan tingkat persediaan, serta memprioritaskan pengiriman guna memitigasi potensi gangguan logistik.
Secara historis, Perseroan mampu mengelola volatilitas harga bahan baku melalui kombinasi strategi pengadaan yang disiplin, efisiensi operasional, serta penyesuaian harga secara selektif.
Di tengah dinamika pasar yang masih menantang, Avian Brands secara proaktif mengambil langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan pangsa pasar.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Perseroan menambah 2 pusat distribusi milik sendiri dan 1 pusat distribusi mini pada kuartal pertama.
BACA JUGA:AVIA Siapkan Rp1 Triliun untuk Buy Back Saham
Penambahan ini semakin memperkuat kapabilitas logistik dan mendekatkan layanan kepada pelanggan, sehingga meningkatkan kecepatan pengiriman dan ketersediaan produk di pasar.
Dari sisi inovasi, Avian Brands terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan produk yang relevan dan kompetitif. Sepanjang kuartal pertama, Perseroan meluncurkan 7 produk baru yang mencakup kategori cat tembok, pelapis anti bocor, dan cat lantai. Inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang sekaligus memperkuat posisi Perseroan di berbagai segmen pasar, dari ekonomis hingga premium.
Selain itu, Avian Brands terus memperdalam penetrasi pasar dan memperkuat loyalitas pelanggan. Hingga saat ini, Perseroan melayani lebih dari 60.000 toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Avian Berkolaborasi dengan BTN, Simak Substansinya
Jaringan distribusi yang luas, dikombinasikan dengan inovasi produk yang berkelanjutan, menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan fundamental bisnis yang kuat dan strategi yang terarah, Avian Brands berada pada posisi yang solid untuk melanjutkan trajektori pertumbuhan jangka panjang.
(*)