Formasi Pemegang Saham Intiland Terbaru

Formasi Pemegang Saham Intiland Terbaru

Formasi para pemegang saham emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) mengalami perubahan pada 2026-landbank.id-

Jakarta, landbank.co.id- Formasi para pemegang saham emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) mengalami perubahan pada 2026.

Ada pemegang saham PT Intiland Development Tbk yang menjual dan sebaliknya, serta terdapat nama baru di deretan pemegang saham.

Mengutip keterbukaan informasi PT Intiland Development Tbk, terdapat dua pemegang saham yang melepas seluruh kepemilikannya.

Lalu, terdapat dua pihak yang menjual sebagian saham emiten berkode DILD di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut.

DILD yang tercatat di Bursa Efek Jakarta (kini Bursa Efek Indonesia) sejak 1 September 1991 tersebut menyatakan bahwa terdapat satu pihak menambah koleksi sahamnya, serta satu pemegang saham baru yang memborong dalam jumlah besar.

BACA JUGA:Land Bank Intiland Cukup Sampai 20 Tahun

Mengutip keterangan manajemen DILD tertanggal 10 Juni 2026, untuk yang melepas seluruh kepemilikannya adalah CGS International Sekuritas Indonesia.

Pemegang saham itu semula menguasai 1.505.252.463 saham atau setara 14,52 persen, namun kini sudah tidak lagi mengantongi saham DILD.

Langkah serupa dilakukan oleh PT Bina Yatra Sentosa yang semula memiliki 1.240.489.375 saham atau setara 11,97 persen, per 9 Juli 2026 sudah dilepas seluruhnya.

Di sisi pemegang saham yang melepas mayoritas kepemilikannya adalah CGS International Securities Singapore PTE LTD.

Mengutip laporan tertulis DILD tertanggal 3 Juni 2026, warga negara asing itu melego kepemilikan sahamnya dari semula 1.056.900.100 unit setara 10,20 persen menjadi 586.900.100 unit setara 5,66 persen.

BACA JUGA:Optimisme Intiland Berbuah di Lini Perumahan

Mirip dengan CGS International Securities Singapore PTE LTD, Graha Intan Mandiri melego mayoritas saham yang digenggamnya.

Mengutip keterbukaan informasi DILD tertanggal 9 Juli 2026, Graha Intan Mandiri semula menguasai 261.390.699 unit atau setara 2,52 persen, kini tersisa 1.390.699 Unit setara 0,01 persen.

Sementara itu, pemegang saham yang menambah kepemilikannya, mengutip laporan DILD tertanggal 17 Mei 2026 adalah Lo Kheng Hong.

Warga Negara Indonesia itu menambah kepemilikan dari semula 718.506.700 unit setara 6,93 persen menjadi 733.686.300 unit setara 7,08 persen.

Pria kelahiran 20 Februari 1959 itu tergolong rajin mengoleksi saham DILD. Mengutip laporan keuangan Perseroan, Lo Kheng Hong mengoleksi 651.416.700 saham atau setara 6,28 persen pada 2022.

BACA JUGA:Intiland Development Bukukan Pendapatan Rp1,69 Triliun

Jumlah kepemilikan investor saham individual itu terus bertambah. Pada akhir 2025, Lo Kheng Hong tercatat memiliki 695.069.100 unit alias setara 6,71 persen.

Di sisi lain, untuk nama baru yang tampil sebagai pemegang saham Intiland pada 2026 adalah Hope Diamond Management LTD.

Warga negara asing itu, dikutip laporan DILD tertanggal 6 Juli 2026, memborong sebanyak 2.368.915.300 saham atau setara dengan 22,85 persen dari total saham Intiland.

Kini, formasi pemilik saham DILD dengan penguasaan di atas 5 persen terdiri atas UOB Kay Hian PTE LTD SRE-Hope Diamond Management LTD 2.368.915.300 (22,85 persen).

Lalu, Bali Private Villa (S) PTE LTD 775.911.150 (7,49 persen), dan Lo Kheng Hong 761.125.900 (7,34 persen).

BACA JUGA:Intiland Punya Bos Baru, Ini Profil Singkatnya

Sementara itu, sepanjang kuartal pertama 2026, DILD mengoleksi pendapatan Rp619,78 miliar, lebih rendah disandingkan dengan raihan pada periode sama 2025 yang sebesar Rp640,76 miliar.

Per akhir Maret 2026, laba bersih DILD alias laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat senilai Rp2,45 miliar, sedangkan pada periode sama 2025 sebesar Rp10,56 miliar.

Emiten properti yang berdiri sejak 1983 ini mengoleksi aset sebesar Rp12,93 triliun per akhir Maret 2026, sedangkan liabilitas sekitar Rp6,17 triliun dan ekuitas senilai Rp6,77 triliun.

BACA JUGA:Daftar Pemegang Saham Terbaru Intiland 2025

(*)