Paradise Indonesia Berkilau Sepanjang 2024, Laba Berlipat

Paradise Indonesia Berkilau Sepanjang 2024, Laba Berlipat

“Tahun 2025, Jakarta akan mendapat empat proyek ritel baru,” tutur Syarifah Syaukat, senior research advisor Knight Frank Indonesia (KFI) dalam paparan virtual di Jakarta, Kamis, 6 Maret 2025.

Data KFI membeberkan, keempat pusat perbelanjaan modern itu akan menambah pasokan anyar seluas 155.360 meter persegi (m2).

Praktis, kehadiran pasokan anyar itu akan menggenapi luasan yang pada 2024 lebih dari empat juta meter persegi.

Tahun 2025 digadang-gadang menjadi fase pemulihan (recovery) bagi sejumlah sub-sektor properti.

Baca juga: Daftar Empat Mal Baru di Jakarta Tahun 2025

Fase recovery dalam siklus properti itu akan dialami oleh properti rumah tapak, industrial, pusat perbelanjaan modern, dan apartemen.

“Siklus normal properti butuh waktu berkisar 8-10 tahun. Harusnya tahun 2023 sudah dalam posisi jam 12 (booming), tapi terjadi pelambatan karena adanya pandemi Covid-19 pada 2020,” tutur Head Research Department Colliers Indonesia, Ferry Salanto di BSD City, Tangerang, belum lama ini.

Siklus properti untuk hotel bahkan lebih moncer lagi, yakni memasuki fase booming. Walau, kata Ferry, lini bisnis hotel dibayangi oleh adanya kebijakan efisiensi yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 

(*)