Pascaakuisisi, Pendapatan Sewa Cove Bisa Tembus Rp825 Miliar

Pascaakuisisi, Pendapatan Sewa Cove Bisa Tembus Rp825 Miliar

Jakarta, landbank.co.id- Pendapatan sewa tahunan Cove diprediksi menyentuh US$50 juta atau sekitar Rp825 miliar dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar Amerika Serikat (AS).

Potensi pendapatan sewa itu mencuat pascaakuisisi yang dilakukan Cove terhadap Casa Mia Coliving, operator co-living asal Singapura, beberapa waktu lalu.

Akuisisi itu dinilai sebagai langkah memperkuat posisi Cove sebagai salah satu operator co-living terbesar di Asia Pasifik, dengan portofolio gabungan yang kini telah mencapai lebih dari 8.000 kamar di penjuru Asia Pasifik.

“Integrasi properti dan tim Casa Mia ke dalam platform Cove akan mendorong sinergi operasional yang signifikan, sekaligus meningkatkan standar layanan kami secara menyeluruh. Akuisisi ini juga turut menghadirkan sumber daya tambahan yang akan mempercepat ekspansi kami di wilayah Asia Pasifik,” jelas Luca Bregoli, co-founder Cove dikutip Senin 2 Februari 2026.

Didirikan pada 2019, Casa Mia telah membangun reputasi kuat di kalangan profesional muda atas kualitas dan pertumbuhan bisnis yang konsisten.

Baca juga: Leads Property: Ada 10.444 Apartemen Sewa di Jakarta

Selain dari penyediaan hunian fully furnished dan serviced, Cove dan Casa Mia memiliki komitmen yang sama besarnya dalam pengembangan komunitas di lingkungan co-living.

Seiring bertambahnya ragam properti berkualitas dan kapabilitas operasional Casa Mia yang tersertifikasi Building and Construction Authority (BCA) Singapura, pengalaman tinggal para penghuni juga akan semakin diperkaya dengan keahlian kedua pihak dalam pengembangan program komunitas yang terintegrasi dan diterapkan secara lintas pasar, termasuk Indonesia, sesuai dengan karakter gaya hidup urban di masing-masing negara.

Pascaakuisisi, bisnis gabungan yang beroperasi di bawah merek Cove diproyeksikan mencatat pendapatan sewa tahunan sebesar US$50 juta.

Baca juga: Cove Beberkan Strategi Rajin Ekspansi

Angka ini mencerminkan sekitar 50 persen dari pertumbuhan tahunan (year on year/yoy) Cove, baik dari sisi pendapatan maupun jumlah unit tahun 2025.

Akuisisi ini juga membawa Cove semakin dekat untuk mencapai arus kas positif, melanjutkan kinerja yang menunjukkan profitabilitas pada paruh kedua 2025 di tengah investasi besar perusahaan untuk menjajaki pasar Jepang dan Korea Selatan secara bersamaan.

“Kami percaya bahwa Cove menawarkan rumah yang terbaik bagi para penghuni dan tim Casa Mia, mendukung misi utama kami selagi menjadi bagian dari platform yang memiliki nilai serta visi yang sama terkait arah perkembangan hunian dan pengalaman tinggal urban,” tutur Eugenio Ferrante, co-founder Casa Mia Coliving.

Cove adalah penyedia hunian co-living modern berbasis komunitas di Asia Pasifik.