Daftar Perusahaan yang Membangun Rumah Dinas di IKN

Daftar Perusahaan yang Membangun Rumah Dinas di IKN

Jakarta, landbank.co.id– Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) tengah membangun rumah dinas di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Rumah dinas di IKN itu mencakup untuk para menteri dan kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawan pertahanan keamanan (hankam).

Sejumlah perusahaan dari kalangan badan usaha milik negara (BUMN) mendapat tugas membangun rumah dinas di IKN.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, menyatakan, pihaknya meminta kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk kerja sama operasi (KSO) dengan PT Ciriajasa Engineering Consultant (CEC) untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan rumah dinas menteri.

Untuk paket Manajemen Kontruksi Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di KIPP IKN akan dilaksanakan oleh PT Yodya Karya (Persero)- PT Indah Karya (Persero)- PT Surya Perkasa Raya KSO.

“Progres pembangunan masih sesuai dengan rencana yang ditetapkan dan kami akan menanam pohon lebih banyak agar rumah jabatan menteri ini hijau dan meminimalisir penebangan seperti konsep pembangunan IKN yakni forest city,” kata Iwan dalam siaran pers, belum lama ini.

Sebagai informasi, sebanyak 36 unit rumah jabatan Menteri akan dibangun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR di lokasi KIPP IKN tepatnya di Persil 104 sebanyak 24 unit dan Persil 105  sebanyak 12 unit lengkap dengan prasarana, sarana dan utilitasnya. Proses pembangunan dimulai sejak 7 Desember 2022 lalu dan diharapkan selesai awal Juni 2024.

 

Rumah ASN

Sementara itu, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan memastikan pembangunan 47 tower rumah susun (Rusun) untuk ASN dan petugas pertahanan dan keamanan (Hankam) seperti TNI / Polri di IKN siap dibangun. Sejumlah peralatan berat dan pekerja konstruksi saat ini sudah berada di sejumlah titik lokasi pembangunan guna menyiapkan proses pembangunan hunian vertikal tersebut.

“Kami (Kementerian PUPR-red) memastikan bahwa pembangunan Rusun untuk ASN dan petugas Hankam di IKN akan segera dimulai,” ujar Iwan Suprijanto.

Menurut Iwan, pihak Kementerian PUPR bersama BUMN sangat optimistis pembangunan Rusun tersebut dapat berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Direktorat Jenderal Perumahan juga telah menerjunkan pegawai dari Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan II untuk mengkoordinir proses pembangunan di lapangan dan memastikan lahan Rusun siap.

Pada kesempatan itu, selain melihat desain dan kesiapan lapangan, Dirjen Perumahan juga meminta semua site lokasi pembangunan Rusun ASN dan petugas Hankam di pagar proyek sehingga hanya pekerja konstruksi yang bisa masuk. Selain itu pagar keliling nantinya dilengkapi dan ditempel informasi desain gambar bangunan Rusun dan gambar desain interior yang akan dibangun.

“Rusun ASN dan Hankam yang dibangun nantinya sudah dilengkapi dengan meubelair dan didesain dengan baik. Jadi nantinya ASN dan Hankam yang pindah ke IKN tinggal datang membawa pakaian karena di dalam unit Rusun sudah lengkap dengan furnitur dan siap huni,” terangnya.